BREAKING NEWS
 

Peruri Digital Summit 2026 Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 21 Oktober 2026 13:38 WIB
Direktur Utama Peruri Teguh Arief saat pembukaan Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Foto: Dok. Peruri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peruri secara resmi membuka perhelatan Peruri Digital Summit 2026 bertema “Building Technology of the Future” yang berlangsung selama dua hari di Taman Kota Peruri, Jakarta Selatan pada 21-22 Oktober 2026.

Forum strategis nasional ini diselenggarakan sebagai panggung sinkronisasi kebijakan, inovasi, dan kolaborasi antara regulator, pemerintah, pakar industri, akademisi, serta pelaku teknologi global guna memperkuat kedaulatan digital Indonesia.

Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko, menegaskan bahwa selama lebih dari lima dekade, Peruri telah menjadi penjaga kedaulatan negara melalui pencetakan dokumen fisik strategis seperti uang Rupiah, paspor, meterai, pita cukai, dan sertipikat tanah.

Kini, di tengah pergeseran peradaban menuju era digital, Peruri telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi penjamin keaslian dokumen elektronik, sistem, serta identitas digital.

Teguh mengatakan, melalui mandat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 sebagai GovTech Indonesia, Peruri hadir menjadi akselerator digitalisasi nasional guna mendukung transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi, andal, dan berstandar keamanan tinggi.

"Peruri Digital Summit 2026 ini dirancang sebagai bentuk sinkronisasi strategis dengan visi dan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kedaulatan bangsa ke depan ditentukan oleh kemandirian teknologi tingkat tinggi, khususnya di sektor industri semikonduktor, Artificial Intelligence, dan infrastruktur digital dalam negeri,” ujar Teguh.

Hari Pertama: Diskusi Panel dan Technology Showcase Pada hari pertama penyelenggaraan, Rabu (21/10/2026), Peruri Digital Summit 2026 menghadirkan Keynote Speech dari para pemimpin dan pengambil kebijakan nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, yang menyoroti pentingnya keamanan siber dan kedaulatan digital nasional.

Baca juga : UMKM Binaan Peruri Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini yang menekankan penguatan keterpaduan layanan publik digital melalui skema GovTech Indonesia.

Dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek), Brian Yuliarto, yang mengulas penguatan ekosistem riset, pengembangan sains, dan hilirisasi teknologi semikonduktor; serta Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra Samal, yang membahas penguatan mandat dan kontribusi BUMN bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa transformasi digital harus diimbangi dengan penguatan keamanan siber sebagai bagian dari ketahanan dan kedaulatan nasional.

Dudung menekankan pentingnya penerapan prinsip security by design, pengembangan teknologi dan talenta keamanan siber dalam negeri, serta integrasi data nasional yang aman.

Dalam konteks tersebut, Dudung turut menyoroti peran strategis Peruri dalam pengembangan teknologi keamanan tinggi guna mendukung kepercayaan digital nasional.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan pentingnya penguasaan teknologi strategis, khususnya kecerdasan buatan, keamanan siber pascakuantum, dan semikonduktor.

Adsense

Brian mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri untuk mempercepat pengembangan riset menjadi produk teknologi.

Baca juga : Peruri Ajak UMKM Binaan Unjuk Gigi di Inacraft 2026 Dorong Daya Saing Ekspor

Ia juga menyampaikan dukungan perguruan tinggi terhadap pengembangan sumber daya manusia Peruri melalui pendidikan lanjutan, termasuk jenjang S2 dan S3, serta kerja sama riset di bidang teknologi cip.

“Mari kita bangun masa depan teknologi Indonesia, bukan hanya agar bangsa kita mampu mengikuti perkembangan dunia, tetapi agar bangsa kita, bangsa Indonesia, juga ikut menciptakan masa depan,” ujar Brian.

Dari perspektif transformasi pemerintahan, Menteri PANRB, Rini Widyantini, menekankan bahwa digitalisasi pemerintah harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, pemanfaatan kecerdasan buatan harus memberikan manfaat yang jelas dan terukur, dengan tetap mengedepankan pengawasan dan tanggung jawab manusia.

Rini juga menyoroti pentingnya interoperabilitas data, keamanan digital, perlindungan privasi, serta penguatan GovTech Indonesia dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Adapun Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra Samal, menjelaskan pentingnya penciptaan public value dalam pengelolaan BUMN, sehingga kontribusi perusahaan tidak hanya dilihat dari keuntungan finansial, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan negara.

Dalam kaitannya dengan Peruri, Hambra mengingatkan pentingnya menjaga mandat dan kompetensi inti perusahaan di tengah pengembangan bisnis berbasis teknologi, serta memperkuat sinergi dan pembagian peran antar-BUMN.

Baca juga : Peruri Salurkan Tali Asih Bagi Keluarga Jurnalis & Awak Kapal Korban Insiden Arupadhatu

Selain sesi Keynote, hari pertama diisi dengan Diskusi Panel interaktif yang membedah kesiapan regulasi serta tantangan adaptasi teknologi masa depan, serta peninjauan ke Technology Showcase yang menampilkan berbagai solusi keamanan digital, identitas elektronik, dan inovasi berbasis AI dari Peruri bersama para mitra strategis.

Masterclass Deep-Tech dan Final Pitching Peruri Chip Hackathon Rangkaian acara akan dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (22/10/2026), yang memfokuskan pembahasan teknis dan pengembangan kapabilitas melalui sesi masterclass mendalam bersama para praktisi terkemuka.

Sebagai puncak acara hari kedua, Peruri akan menggelar Final Pitching Peruri Chip Hackathon untuk menentukan tiga tim terbaik.

Kompetisi desain cip mahasiswa tingkat nasional ini sebelumnya telah berhasil menjaring 98 tim (338 mahasiswa) dari 41 Perguruan Tinggi di Indonesia. Dari ajang tersebut, terpilih lima tim terbaik yang telah selesai mengikuti Bootcamp intensif pada 18–20 Oktober 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

“Inisiatif Chip Hackathon adalah bukti nyata antusiasme talenta muda kita terhadap deep-tech. Merekalah masa depan kedaulatan semikonduktor Indonesia. PERURI hadir tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur digital, tetapi juga sebagai inkubator bagi generasi penerus bangsa,” ucap Direktur Digital Business Peruri Edwin Purwandesi.

Melalui Peruri Digital Summit 2026, Peruri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat Policy Co-Creation dan kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan tepercaya di panggung digital global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense