BREAKING NEWS
 

Pertamina Bawa 5 UMKM Lokal Buka Peluang Pasar Global di ASCOPE 2026

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 1 November 2026 18:59 WIB
Pengunjung mancanegara melihat produk kerajinan UMKM binaan Pertamina dalam ajang ASCOPE 2026 di Bali. Dok. Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) membawa lima usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya tampil dalam forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) Council Meeting 2026 di Bali.

Melalui ajang yang berlangsung pada 16–28 Oktober 2026 itu, lima UMKM lokal tersebut memperkenalkan produk unggulan khas Indonesia sekaligus menjajaki peluang untuk menembus pasar global.

Lima UMKM binaan Pertamina yang ambil bagian adalah Toosi Coffee, Econiq, Bali Pure, Haluan Bali, dan Pertenunan Astini. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari kopi, produk berbasis keberlanjutan, hingga produk yang mengangkat kekayaan alam dan kreativitas khas Indonesia.

Partisipasi dalam forum internasional tersebut menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperluas promosi, membangun jejaring bisnis, serta menjalin komunikasi dengan calon mitra dari berbagai negara.

Baca juga : Pertamina Perkuat Kemitraan di Aljazair, Optimalkan Aset untuk Ketahanan Energi

Hasilnya pun cukup menggembirakan. Selama gelaran berlangsung, kelima UMKM tersebut membukukan transaksi penjualan hingga ratusan juta rupiah. Mereka juga membuka peluang pasar berkelanjutan yang dapat dikembangkan setelah forum berakhir.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Adsense

“Program pembinaan UMKM Pertamina dirancang untuk membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing,” ujar Baron dalam keterangannya, Sabtu (1/11).

Dia berharap pertumbuhan UMKM dapat menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga : Pertamina Perluas Pasar UMKM Lewat SMEXPO di Bekasi

Menurut Baron, penguatan UMKM tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis. Yang tak kalah penting adalah menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas dan membuka peluang bagi masyarakat.

Dengan kapasitas usaha yang semakin kuat dan akses pasar yang lebih terbuka, UMKM diharapkan mampu terus berkembang, menciptakan peluang ekonomi, serta mengoptimalkan potensi daerah.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina terus memberikan pendampingan kepada UMKM binaannya. Pendampingan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas jangkauan pemasaran, dan membangun usaha yang berkelanjutan.

Program pengembangan UMKM ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), terutama Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Baca juga : Peringati Hari Sumpah Pemuda, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Mahasiswa USU

Selain itu, pengembangan UMKM turut mendukung Asta Cita ketiga melalui penguatan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Pertamina berkomitmen terus membuka kesempatan bagi UMKM binaannya untuk naik kelas dan semakin kompetitif. Dengan kualitas produk yang terus ditingkatkan serta akses pasar yang semakin luas, UMKM diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus membawa potensi Indonesia ke pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense