BREAKING NEWS
 

Pertamina Patra Niaga Kembangkan Wisata Bawah Air di Teluk Kupang

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 6 November 2026 18:20 WIB
Dua penyelam melakukan penataan media Modular Artificial Coral Reef (M-CAR) di dasar perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari upaya rehabilitasi terumbu karang melalui Program Eduwisata LEMBU BERSERI Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - Potensi keindahan bawah laut Teluk Kupang terus dikembangkan sebagai aset lingkungan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Melalui Program Eduwisata LEMBU BERSERI (Lestarikan Terumbu untuk Berdaya, Sejahtera, dan Mandiri), Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Integrated Terminal (IT) Tenau berkolaborasi dengan Kelompok Anana Laut melakukan rehabilitasi terumbu karang sekaligus merintis pengembangan destinasi wisata bawah air.

Upaya ini diwujudkan melalui inovasi Modular Artificial Coral Reef (M-CAR), yaitu media transplantasi terumbu karang berbahan beton dengan desain modular yang disesuaikan dengan karakteristik perairan Teluk Kupang yang memiliki arus bawah laut cukup kuat.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026

Sebanyak 100 unit M-CAR telah ditempatkan di area rehabilitasi dengan konfigurasi melingkar, yang tidak hanya berfungsi sebagai media tumbuh terumbu karang, tetapi juga dirancang sebagai embrio kawasan wisata bawah air untuk aktivitas snorkeling dan diving.

Keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program. Kelompok Anana Laut sebagai kelompok konservasi binaan Pertamina Patra Niaga IT Tenau turut terlibat dalam kegiatan transplantasi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas dalam menjaga ekosistem laut.

Adsense

Ketua Kelompok Anana Laut, Joel Bolang, mengapresiasi dukungan Pertamina yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan upaya konservasi sekaligus potensi ekonomi wilayahnya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban

“Melalui program ini, kami mendapatkan pengalaman dan sarana baru untuk merehabilitasi terumbu karang. Harapan kami, kawasan ini nantinya dapat menjadi destinasi wisata bawah air yang dikelola masyarakat. Dengan begitu, laut tetap terjaga dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” ungkap Joel.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa Program Eduwisata LEMBU BERSERI merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.

“Program TJSL Pertamina Patra Niaga tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada dampak jangka panjang. Melalui LEMBU BERSERI, kami mendorong masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga ekosistem laut sekaligus mengembangkan potensi wilayahnya. Kami percaya lingkungan yang lestari dapat menjadi modal bagi tumbuhnya peluang ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Ahad.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Hadirkan MyPertamina Fair 2026, Poin Bisa Ditukar Hadiah

Ke depan, kawasan rehabilitasi terumbu karang ini diharapkan berkembang menjadi destinasi edukasi dan wisata bahari di Teluk Kupang.

Selain snorkeling dan diving, potensi ekonomi pendukung juga terbuka melalui jasa pemanduan wisata, penyewaan peralatan, serta edukasi konservasi laut.

Melalui kolaborasi bersama Kelompok Anana Laut, Pertamina berharap Program Eduwisata LEMBU BERSERI dapat menghadirkan manfaat berkelanjutan, dengan menjadikan pelestarian lingkungan sebagai fondasi bagi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Menjaga laut hari ini berarti merawat peluang dan kehidupan generasi mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense