BREAKING NEWS
 

Kena Banjir Di Tengah Corona

Pengusaha, Sudah Jatuh Ketimpa Tangga

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 22 Februari 2021 07:56 WIB
Sarman Simanjorang. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sudah jatuh ketimpa Tangga. Begitulah pribahasa yang cocok menjelaskan kondisi para pengusaha Jakarta saat ini. Di tengah pandemi Virus Covid-19 yang membuat bisnisnya lesu, sekarang ditambah ada banjir.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, banjir yang melanda ibu kota pada Sabtu dan Minggu dibeberapa lokasi sangat berdampak terhadap aktivitas bisnis dan usaha di DKI Jakarta. 

“Di tengah pandemic covid 19 datangnya banjir tentu semakin membuat pelaku usaha semakin terpuruk khsususnya disektor perdagangan,” ujarnya kepada RM.id, Senin (22/2).

Menurut Sarman, biasanya penjualan selama weekend membantu pengusaha  mmemperbaiki cashflownya. “Namun itu sirna dengan datangnya banjir ini,” bebernya.

Baca juga : Hippi Ibaratkan Pengusaha Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula

Bukan saja sektor usaha yang terdampak, namun masyarakat pun mengalami kerugian material baik yang rumahnya terkena banjir dan yang terjebak di jalan tol. Padahal Sabtu biasanya menjadi ajang warga Jakarta dan sekitarnya keluar rumah untuk berbelanja baik ke pasar tradisional, mall atau pun menikmati kuliner bersama keluarga.

“Dengan kejadian banjir ini masyarakat sebagai konsumen enggan keluar rumah karena takut terjebak macet,” bebernya.

Adsense

Dia lalu bercerita, pada Sabtu malam sempat berkunjung ke salah satu mall di daerah Jakarta Selatan. Dia pun mendapat info dari petugasnya, pengunjung mall sangat sepi hannya sekitar 30-40 persen.

Di tengah pandemi, masyarakat Jakarta masih berhati hati keluar rumah,terlebih adanya banjir tentu semakin takut keluar rumah. Kondisi ini memang menjadi tantangan dan beban berat bagi pelaku usaha  yang sudah hampir setahun tertekan dan terpuruk akibat pandemi Covid-19. 

Baca juga : Kasus Bansos, KPK Geledah Dua Kantor Perusahaan Swasta

“Kalau bicara kerugian memang agak sulit memprediksi karena kondisi yang tidak normal, karena selama pandemi ini sudah banyak restoran, toko dan pedagang yang tutup,” ujarnya.

Namun, kata dia, bagi pelaku usaha banjir di tengah pandemi Covid-19 ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. “Sudah berat semakin berat menghadapi tantangan ini,” katanya.

Harapan pelaku usaha semoga Pemerintah DKI Jakarta dapat mengantisipasi banjir sejak dini dengan perbaikan drainase, revitalisasi sungai dan setu sepanjang tahun. Serta koordinasi yang terpadu dengan pemerintah daerah penyangga ibu kota yang mengirimkan air dari hulu.

“Pelaku usaha sangat berharap agar masalah banjir ini dapat semakin dikendalikan sehingga tidak mengganggu berbagai aktivitas perekonomian dan masyarakat,” tukasnya. [DIT]

Baca juga : BRI Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense