BREAKING NEWS
 

ChocoTrenz 2024 Hadirkan Padukan Kue Jadul dan Kekinian

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 7 September 2024 19:31 WIB
Event ChocoTrenz 2024: NOWstalgia a Delicacy from Past to Present. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Belakangan ini, tren sajian jadul kembali booming. Di tengah gempuran menu modern yang dipengaruhi budaya luar, kue klasik selalu ada di hati masyarakat Indonesia. Bahkan, banyak bakery masih bertahan menjual kue klasik yang tetap ramai peminat. Alasan mengapa tren kue ini diminati, karena banyak orang Indonesia yang suka dengan tekstur kue yang lembut dan isian yang padat.

“Orang Indonesia cenderung menyukai rasa manis. Tapi faktor utama yang membuat orang jatuh cinta dengan kue klasik karena teksturnya yang lembut dan legit di lidah. Contohnya saja Chiffon Cake, makanan yang dibuat dari kuning telur dalam jumlah cukup banyak ini membuat chiffon menjadi sangat lembut,” papar Marketing Manager PT Gandum Mas Kencana (GMK) Eka Sri Aryianti, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (7/9/2024).

Banyak orang menjadikan kulineri layaknya fashion dan gaya hidup, yang terus berulang dan mengikuti zaman. Faktor lain yang tidak bisa dipungkiri di tengah era media sosial ini adalah mudahnya bakery menjangkau banyak peminat baru.

Dengan mengangkat tema nostalgia, tak pelak tren kue jadul mampu menjadi hal yang banyak dicari orang. Meski banyak digemari pecinta kue, sajian klasik rentan gagal dan tidak konsisten karena proses pembuatan yang cukup panjang. Salah satunya Chiffon Cake yang tergolong sebagai foam cake, kue yang diolah dari putih dan kuning telur serta minyak sayur ini memiliki tantangan tersendiri dalam pembuatannya secara manual.

Baca juga : BCA tiket.com Travel Fair 2024 Siap Wujudkan Liburan dengan Diskon Spesial

“Pembuatan kue klasik seperti Chiffon Cake, Black Forest, Sponge Cake maupun Brownies dari scratch tidaklah mudah. Kekhawatiran hasilnya akan gagal atau tidak konsisten, dapat membuat kerugian bahkan merusak reputasi toko. Dari sinilah perlunya bahan baku dalam pembuatan kue yang menjamin kualitas rasa dan tekstur yang sama, salah satunya dengan solusi menggunakan produk premiks,” jelas Eka.

Banyak produsen gagal mendapat orderan karena membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembuatan kue. Belum lagi proses mengembangkan rasa yang enak membutuhkan banyak biaya dan tenaga. Namun, kata Eka, saat ini, semua permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan produk Haan Cake Mix.

Adsense

“Rangkaian produk Haan Cake Mix didesain untuk memberikan solusi dan kemudahan di tengah hectic-nya kitchen commercial. Premiks ini menjamin konsisten dari segi hasil, mudah dibuat, dan enak rasanya. Dengan kemudahan dan konsistensi ini, food creator bisa mendapatkan lebih banyak waktu untuk berkreasi,” tambah Eka.

Salah satu event yang mengangkat tema cake jadul adalah ChocoTrenz 2024: NOWstalgia a Delicacy from Past to Present. Event ini merupakan perpaduan antara ‘sekarang’ dan ‘nostalgia’ yang terinspirasi dari kue-kue klasik dengan gaya masa kini.

Baca juga : Kolaborasi Frisian Flag Indonesia dan GrabFood Hadirkan Pangan Lezat dan Sehat

Tidak ketinggalan, secara penampilan juga menawarkan visual yang Eye Candy, kreasi dengan sentuhan tampilan yang cantik dan kekinian. Ketiga inspirasi ini diharapkan dapat menarik perhatian dan menambah nilai jual.

"NOWstalgia memberikan inspirasi tren pastry klasik yang disajikan dengan rasa dan tampilan kekinian," ucap Eka.

Kata Eka, inspirasi ini tampil dalam buku kreasi resep Collaze NOWstalgia. Di antaranya Klapertaart Entremet; sajian klasik khas Manado dengan sentuhan cake chiffon yang modern, Cakalang Vol-au-vent; hidangan klasik mewah dari Perancis dengan dominasi rasa khas Nusantara hingga Assorted Kue Lumpur; jajanan khas Indonesia dengan tampilan yang lebih sophisticated.

Di event yang berlangsung di She La Vie Grand Ballroom, Alam Sutera Tangerang, 4 September 2024, ini juga turut menghadirkan guest chef Nicky Tirta, yang akan memberikan inspirasi kue jadul yang terbukti banyak peminatnya. Kreasi cake, pastry hingga cokelat ini dapat memacu kreativitas Food Creators untuk terus berinovasi dan #jadiHaandalan.

Baca juga : OJK Canangkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan

Creative dan Corporate Communication Manager PT GMK Iman Setia Nugraha mengatakan, salah satu kegiatan yang mengangkat tema cake jadul adalah ChocoTrenz 2024: NOWstalgia a Delicacy from Past to Present. Kegiatan itu merupakan perpaduan antara ‘sekarang’ dan ‘nostalgia’ yang terinspirasi dari kue-kue klasik dengan gaya masa kini.

“NOWstalgia mengusung beragam inspirasi, salah satunya Classic yang merupakan kreasi favorit sepanjang masa. Selain itu ada juga inspirasi Nostalgic, cita rasa dari suatu kreasi makanan di masa lalu yang menjadi tren di masa kini karena dapat membangkitkan momen nostalgia bagi para penikmatnya,” kata Iman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense