BREAKING NEWS
 

Gandeng OJK, Kemenekraf Siapkan Pembiayaan Berbasis Token Buat Industri Kreatif

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 18 Maret 2025 23:22 WIB
Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3/2025). (Foto: dok Kemenekraf)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya menerima kunjungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Pertemuan ini membahas mengenai solusi dalam membangun ekosistem pendanaan dan monetisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) melalui teknologi digital berbasis token. 

Kolaborasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini diharapkan dapat memberikan alternatif pembiayaan bagi kreator, memperluas akses pasar global, dan meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia secara konkret.

Dalam diskusi tersebut, Menekraf Teuku Riefky menekankan pentingnya kolaborasi dengan OJK untuk mengembangkan skema pembiayaan proyek kreatif melalui tokenisasi. 

Baca juga : PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi Ke Kawasan Industri Jatengland

“Kami ingin memastikan bahwa kreator memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi blockchain guna meningkatkan nilai ekonomi dari karya mereka. Dengan ekosistem yang lebih kuat, industri kreatif nasional dapat bersaing di pasar global dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Riefky.

Ia juga menyoroti peluang penyelenggaraan program hackathon guna mencari talenta muda di bidang digital serta membuka lapangan kerja berkualitas bagi generasi muda di bidang blockchain.

Adsense

Menurutnya, keberhasilan Kemenekraf dalam mempertemukan berbagai pihak, termasuk perusahaan BUMN dan sektor swasta dengan pemilik HKI lokal, menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Baca juga : Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Lebaran di Tol Trans Sumatera

Sebagai bentuk konkret kerja sama ini, Kemenekraf dan OJK merancang program tokenisasi yang terdiri dari lima tahap utama: Seleksi Partisipan, Mentoring dan Capability Building, Matchmaking dan Pitching Session, Pendampingan Deal Closing, serta Regulatory Sandbox.

Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kreatif berbasis HKI, sekaligus menarik minat investor untuk berinvestasi dalam sektor ini.

Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi  Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, menyambut gembira atas kerjasama ini dan tentunya berharap hal ini dapat segera direalisasi sebagai langkah bersama.

Baca juga : Castrol Hadirkan Layanan Derek Gratis di Ruas Tol Jawa, Ini Syaratnya

"Kerja sama ini membantu memberikan solusi bagi pelaku industri kreatif untuk mendapat akses yang lebih luas terhadap sumber pendanaan baru  dan tentunya pada akhirnya diharapkan akan mendorong pencapaian target pertumbuhan nasional sebesar 8 persen," ujar Hasan.

Menekraf menyampaikan bahwa kerja sama dengan OJK merupakan langkah maju dalam mendukung pembiayaan industri kreatif. 

Ia menegaskan, digitalisasi HKI melalui tokenisasi tidak hanya membuka akses pendanaan baru, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam monetisasi aset kreatif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense