RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pengangkatan dr. Benjamin Paulus Octovianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), tidak menggantikan posisi Dante Saksono Harbuwono, yang saat ini menjabat Wamenkes. Saat ini, Menkes diperkuat oleh dua Wamenkes.
"Masih, jadi kita punya jagoan," kata Menkes kepada wartawan, usai pelantikan Wamenkes dan pejabat lainnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Menkes menjelaskan, alasan utama penambahan Wamenkes adalah untuk mempercepat eliminasi penyakit tuberculosis (TBC).
Baca juga : Semangat Pantang Menyerah, Modal Nur Agis Aulia Jadi Wakil Wali Kota Serang
"Kita sudah tahu ya, dr. Benny (panggilan Benjamin) itu ahli spesialis paru. Beliau itu punya passion untuk mengeliminasi tuberculosis. Beliau ingin, penyakit yang membunuh 134.000 orang per tahun itu bisa segera dihilangkan," papar Menkes.
Berdasarkan data Global Tuberculosis Report tahun 2023, Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di dunia, setelah India, untuk negara dengan estimasi kasus dan kematian akibat tuberkulosis.
Indonesia menyumbang sekitar 10 persen penderita tuberkulosis di seluruh dunia, dengan angka penderita sekitar 1.060.000 dari 10.600.000 kasus tuberkulosis di seluruh dunia pada 2022.
Baca juga : MBG di Kota Bogor Sudah Penuhi Gizi, Juga Jadi Sarana Pendidikan Karakter
Eliminasi TB di Indonesia ditargetkan tercapai pada tahun 2030.
Baca juga : Ini Kata Pengamat Soal Peluang Jokowi Besarkan PSI
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.