BREAKING NEWS
 

Puji Setahun Pemerintahan Prabowo

Menteri Mukhtarudin: Pelindungan PMI Prioritas Utama Asta Cita

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 19 Oktober 2025 11:49 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengapresiasi tinggi capaian Kabinet Merah Putih, yang dinilainya luar biasa dan inklusif.

Mukhtarudin menekankan, program-program pemerintah telah berdampak positif bagi jutaan pekerja migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo.

"Sebagai bagian dari pemerintahan yang baru berusia satu tahun, saya bangga melihat Presiden Prabowo telah mewujudkan janji kampanye secara nyata. Dari swasembada pangan hingga peningkatan investasi, semuanya mendukung pemberdayaan pekerja migran Indonesia (PMI) sebagai pahlawan devisa kita," ujar Mukhtarudin, Minggu (19/10/2025).

Menteri Mukhtarudin menambahkan, pelindungan dan pemberdayaan PMI tak hanya sekadar slogan belaka, tetapi merupakan prioritas utama yang telah terintegrasi dalam Asta Cita. Bukti komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia Emas 2045.

Mukhtarudin pun merinci beberapa pencapaian kunci selama satu tahun pemerintahan Prabowo yang relevan dengan tugas Kementerian P2MI. Pertama, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 36,2 juta penerima manfaat sejak Januari 2025 dengan tingkat keberhasilan 99,99 persen. 

Baca juga : Setahun Pemerintahan, Prabowo: Kita Berada Di Jalan Yang Benar

"Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas SDM di dalam negeri, tapi juga menginspirasi PMI kita agar lebih percaya diri mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah berkualitas, saat pulang kampung," beber Mukhtarudin.

Kedua, tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,47 persen. Terendah sepanjang sejarah. Selain itu, juga terwujud pengurangan jumlah pengangguran hingga 665 ribu lapangan kerja baru.

"Ini berarti, akan lebih sedikit keluarga yang terpaksa mengirim anggota keluarganya sebagai PMI tanpa persiapan matang. Pendidikan vokasi penting untuk mencetak PMI yang kompeten, sehingga mereka bisa bersaing di pasar kerja global," jelas Mukhtarudin.

Adsense

Ketiga, realisasi investasi melonjak 2,5 kali lipat hingga melampaui angka Rp 450 triliun per kuartal, dengan pertumbuhan double digit 13,6 persen.

"Saya kira, investasi ini membuka peluang baru bagi PMI, seperti kemitraan dengan perusahaan asing untuk pengiriman tenaga kerja terampil ke sektor energi dan manufaktur. Swasembada energi yang dicapai pemerintah juga memastikan rantai pasok aman bagi PMI di Asia," tutur Mukhtarudin.

Baca juga : Mentrans Selesaikan Lahan Transmigran

Mukhtarudin juga tidak menutupi tantangan yang masih ada, seperti kasus 8.000 anak yang mengalami keracunan makanan dalam program MBG, yang disebutnya sebagai pelajaran berharga untuk perbaikan berkelanjutan.

"Pemerintahan ini stabil dan bekerja tanpa libur. Kami sadar, ada catatan perbaikan. Di Kementerian P2MI, arah kebijakan pelindungan PMI difokuskan pada penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan melalui harmonisasi regulasi dan diplomasi pelindungan yang lebih terukur dan berkelanjutan," tandas Mukhtarudin.

Menteri P2MI menegaskan, perlindungan terhadap PMI bukan sekadar kewajiban moral. Melainkan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi diplomasi luar negeri Indonesia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Komitmen ini tercermin kuat dalam sikap dan kebijakan yang dijalankan oleh Kementerian P2MI yang terus memperkuat sistem pelindungan menyeluruh bagi warga negara Indonesia. Khususnya mereka yang bekerja di luar negeri.

Bagi pemerintah melalui Kementerian P2MI, misi melindungi WNI di luar negeri, termasuk pekerja migran, merupakan amanat prioritas dari Asta Cita, yakni visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan kedaulatan, kemakmuran, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga : Setahun Pemerintahan Prabowo, Pembangunan Infrastruktur Bebas Sengketa

Mukhtarudin yakin, satu tahun pemerintahan Prabowo menjadi fondasi kokoh dalan mewujudkan Asta Cita untuk kesejahteraan PMI dan kemajuan bangsa.

"Harapannya, dengan semangat kebersamaan, pemerintahan Prabowo-Gibran dapat berkomitmen mewujudkan kesejahteraan PMI dan kemajuan bangsa melalui inovasi dan evaluasi berkelanjutan," pungkas Mukhtarudin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense