RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menyiapkan 2.603 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Menariknya, pembangunan ribuan rumah itu tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, seluruh huntap tersebut siap dibangun mulai bulan ini dengan melibatkan pemerintah daerah setempat.
"Bantuan ini murni gotong royong bersama ekosistem perumahan untuk membantu korban banjir di Sumatera,” ujar Maruarar, Rabu (17/12/2025).
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), Maruarar yang akrab disapa Ara melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subainto mengenai progres pembangunan rumah bagi pengungsi banjir. Hingga Senin tersebut, tercatat baru 2.600 unit huntap yang siap dibangun.
Baca juga : Pj Ketum PBNU Serahkan Bantuan Rp 1 M Untuk Korban Bencana Aceh
"Awalnya, kemarin sore sudah ada 2.000 unit. Tadi malam bertambah 500 unit, pagi ini nambah lagi 103 unit. Jadi total 2.603 huntap siap dibangun bulan ini," jelasnya.
Meski demikian, Ara menegaskan pembangunan huntap masih menunggu laporan kesiapan lahan dari Pemerintah Daerah. Ia meminta Pemda memastikan lahan yang disediakan bebas dari persoalan hukum dan aman dari potensi bencana.
"Pemda harus memastikan lahannya tidak bermasalah secara hukum, lokasinya tidak jauh dari sekolah anak-anak, dan tentu jauh dari kawasan rawan bencana ya," tegasnya.
Baca juga : Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Korban Banjir-Longsor Di Pidie Jaya
Bantuan CSR Nasional
Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan PKP, Sri Haryati mengungkapkan, berdasarkan laporan Satuan Tugas CSR, bantuan huntap bersumber dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Secara nasional, total komitmen CSR untuk pembangunan dan renovasi rumah mencapai 27.443 unit, dengan realisasi sebanyak 9.673 unit. Rinciannya, CSR dari perusahaan besar mencatat komitmen 11.721 unit, dengan realisasi 2.961 unit. Adapun CSR dari perusahaan lainnya mencapai 15.722 unit, dengan realisasi 6.712 unit.
"Bantuan ini merupakan bentuk sinergi program PKP tahun 2025 dengan dunia usaha dan ekosistem perumahan," ujar Sri.
Baca juga : ASDP Berangkatkan KMP Jatra I, Angkut 44 Ton Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera
Sejumlah perusahaan yang terlibat dalam bantuan tersebut antara lain Buddha Tzu Chi, Djarum, Kadin, Lippo Group, Barito Pacific Group, Astra, Ciputra Group, Harum Energy, Adaro Minerals, Agung Sedayu Group, hingga Berau Coal.
“Kolaborasi ini bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Mudah-mudahan pembangunan huntap bisa segera dilaksanakan dan warga kembali tinggal dengan nyaman bersama keluarga,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.