BREAKING NEWS
 

Jalankan Titah Presiden, Ara Gaspol Bangun Hunian Korban Banjir Sumatera

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Rabu, 17 Desember 2025 17:40 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait berdiskusi dengan Pemred di Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam. Foto: Fik/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bergerak cepat menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Pembangunan rumah ini dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo.

Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah harus mempercepat penyediaan hunian bagi para pengungsi korban bencana. Karena itu, PKP menyiapkan pembangunan 2.603 unit huntap yang seluruhnya bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Semua harus bergerak cepat. Jangan sampai saudara-saudara kita terus menderita karena lambannya penanganan," tegas Ara sapaan Maruarar Sirait usai pertemuan dengan para Pimpinan Redaksi nasional di Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam.

Dari total 2.603 unit tersebut, sebanyak 2.500 unit akan dibangun melalui dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi. Sementara 103 unit lainnya merupakan bantuan pribadi Maruarar Sirait.

Baca juga : Tanpa APBN, Ara Siapkan 2.603 Rumah Untuk Korban Banjir Sumatera

"Bantuan ini adalah bentuk kepercayaan kepada Presiden Prabowo dalam menangani bencana banjir di Sumatera. Jangan sampai ada regulasi atau persoalan lahan yang justru menghambat penyediaan hunian tetap bagi korban," tegasnya.

Mantan anggota DPR ini menjelaskan, pembangunan huntap akan dialokasikan di tiga provinsi. Rinciannya, Provinsi Aceh sebanyak 1.000 unit, Sumatera Utara 1.003 unit, dan Sumatera Barat 600 unit.

Adsense

Secara khusus, Ara menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan ekosistem perumahan lain. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kemanusiaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan besar dalam membantu rakyat Sumatera bangkit kembalI," katanya.

Baca juga : ASDP Berangkatkan KMP Jatra I, Angkut 44 Ton Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera

Ia juga meminta Pemerintah Daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat segera menyiapkan lahan pembangunan huntap agar proses pembangunan tidak terkendala administrasi.

"Pemda harus memastikan lahannya clear secara hukum, lokasinya tidak jauh atau dekat dengan fasilitas pendidikan, dan jauh dari kawasan rawan bencana," tegas Ara.

Untuk tahap awal, pembangunan akan dimulai di Sumatera Utara, mengingat kesiapan lahan yang telah tersedia. Lokasi awal meliputi Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 103 unit, Kota Sibolga 200 unit, dan Kabupaten Tapanuli Tengah 100 unit.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas CSR PKP, secara nasional total komitmen CSR untuk pembangunan dan renovasi rumah mencapai 27.443 unit. Dari jumlah tersebut, realisasi pembangunan telah mencapai 9.673 unit.

Baca juga : KADIN Jakarta Timur Kirim Bantuan 10 Ton untuk Korban Banjir di Sumatera

Rinciannya, CSR dari perusahaan besar mencatat komitmen 11.721 unit dengan realisasi 2.961 unit. Sementara CSR dari perusahaan lainnya mencapai 15.722 unit dengan realisasi 6.712 unit.

Sejumlah perusahaan yang terlibat dalam program CSR tersebut, antara lain Yayasan Buddha Tzu Chi, Djarum, Kadin, Lippo Group, Barito Pacific Group, Astra, Ciputra Group, Harum Energy, Adaro Minerals, Agung Sedayu Group, hingga Berau Coal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense