RM.id Rakyat Merdeka - Menjelang dimulainya operasional haji 2026, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan koordinasi dengan pihak syarikah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas sekaligus optimalisasi sistem layanan bagi jemaah di lapangan.
Untuk diketahui, syarikah adalah perusahaan atau badan usaha swasta yang diberi mandat oleh pemerintah Arab Saudi untuk mengelola dan menyediakan layanan haji bagi jemaah. Untuk penyelenggaraan haji tahun 2026, jemaah Indonesia dilayani oleh dua syarikah resmi: Rakeen Mashariq dan Al Bait Guest
Baca juga : Jelang Bali Kemala Run 2026, Ketua Panitia Terjun Langsung Matangkan Persiapan
Rapat koordinasi digelar di Kantor Urusan Haji Jeddah pada Selasa (15/4)/2026), dipimpin oleh Wakil Ketua PPIH Arab Saudi, Budi Agung Nugroho, bersama Staf Teknis Haji Jeddah, Ilham Efendy. Pertemuan ini juga dihadiri Sekretaris PPIH Arab Saudi Abduh Diyaurrahman serta para kepala daerah kerja, yakni Abdul Basir, Ihsan Faisal, dan Khalilurrahman.
Fokus utama konsolidasi mencakup kesiapan sumber daya manusia, pembagian tugas antar-daerah kerja (daker), serta penguatan koordinasi teknis dalam pelayanan jemaah. Selain itu, strategi mitigasi risiko turut dibahas guna mengantisipasi berbagai potensi hambatan selama operasional haji berlangsung.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Senin 13 April 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap
Abdul Basir menegaskan bahwa kesiapan petugas menjadi faktor krusial dalam menjamin kualitas layanan haji.
“Koordinasi ini bertujuan mematangkan seluruh persiapan menjelang kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama pada 22 April 2026. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ujarnya.
Baca juga : SIM Keliling Tangsel Senin 13 April 2026, Ini Lokasi & Jadwal Lengkap
Dia menambahkan, pengecekan langsung di lapangan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional secara menyeluruh. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.