BREAKING NEWS
 

Menkop Gaungkan Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 21 Agustus 2026 08:15 WIB
Menkop Ferry Juliantono (kiri) dalam Malam Penganugerahan Koperasi Award 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis malam (20/8/2026). (Foto: Dok. Kemenkop)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa nilai-nilai koperasi yang diperjuangkan oleh Bung Hatta masih sangat relevan dengan kehidupan saat ini.

Sebagai badan usaha yang dibangun atas dasar kebersamaan, kegotongroyongan dan kebersamaan menjadi simbol bahwa koperasi menjadi alat utama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ferry dalam Malam Penganugerahan Koperasi Award 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis malam (20/8/2026).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita R, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Jamintel Reza Manthovani serta keluarga dari Bung Hatta.

Acara ini juga dimeriahkan oleh monolog berjudul Bung Hatta dan Mimpi Gotong Royong yang dibawakan Marcela Zalianty.

Baca juga : Wamenkop Ajak Wisudawan IPB Berkarya Lewat Semangat Koperasi

"Nilai koperasi sampai saat ini tetap relevan, yang berubah adalah cara kita menerapkan di tengah dunia yang dinamis dan terus bergerak. Kita akan berjuang supaya badan usaha koperasi dapat memberikan andil terbaiknya bersama badan usaha lain untuk perekonomian nasional," kata Ferry.

Ferry menambahkan, bahwa pemberian penghargaan kepada pemenang Koperasi Award 2026 didasari oleh dedikasi, inovasi, serta kerja nyata yang selama ini mereka lakukan dalam membangun gerakan koperasi.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas konsistensi mereka dalam melanjutkan cita-cita Bung Hatta.

"Semoga penghargaan ini menjadi pendorong dan penyemangat bagi kita semua, kepada seluruh gerakan koperasi di Indonesia untuk terus melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata dalam memperkuat dan memodernisasi koperasi di Indonesia," katanya.

Adsense

Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari besarnya organisasi, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan anggota dan masyarakat.

Baca juga : MES Tetapkan 4 Tahap Pengembangan Ekonomi Syariah Menuju Global

“Saya ingin keberhasilan koperasi bukan hanya diukur dari seberapa besar organisasinya, tetapi manfaatnya kepada masyarakat. Di situlah semangat Bung Hatta menemukan relevansinya kembali hari ini,” ujar Ferry.

Ia menegaskan bahwa Kemenkop komitmen untuk terus melanjutkan dan merealisasikan cita-cita besar dari Bung Hatta dan para pendiri bangsa melalui koperasi.

Melalui sinergi dan kerjasama yang solid dengan berbagai pihak, Menkop optimis koperasi yang sehat, mandiri dan profesional dapat terwujud di masa mendatang.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Heru sebagai penerima penghargaan Koperasi Award 2026 menegaskan bahwa penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi untuk terus menggelorakan semangat berkoperasi di Sumsel.

Sebagai dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sumsel dalam pengembangan koperasi di kalangan anak muda yaitu dengan menetapkan kebijakan pembelajaran koperasi yang diintegrasikan dengan mata pelajaran terkait di tingkat satuan pendidikan dari SD hingga SMA.

Baca juga : HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

"Penghargaan yang kami dapatkan ini akan kami tebarkan pesonanya kepada masyarakat di Sumsel bahwa ternyata Kemenkop menilai kerja ikhlas masyarakat kami. Ini (penghargaan) akan menjadi motivasi bagi kami," katanya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani menyampaikan, bahwa Kejaksaan Agung siap mengawal proses pembangunan dan operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang merupakan perwujudan dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, koperasi desa yang dibangun di berbagai daerah harus diperkuat dengan ekosistem yang sehat demi kesejahteraan masyarakat.

Prof. Dr. Sri Edi Swasono terharu atas pemberian penghargaan Anugerah Amerta Bakti dari Menteri Koperasi. Ia mengaku sebelumnya juga telah menerima penghargaan tertinggi dari Gerakan Koperasi namun ia tolak.

Hal itu karena koperasi saat itu belum terintegrasi dengan lembaga ekonomi lainnya. Namun kini ia menerima penghargaan Koperasi Award 2026 karena menurutnya reformasi tata kelola koperasi yang dipimpin Menkop Ferry Juliantono semakin baik dan terintegrasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense