RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZNAS BMH) menggelar Public Expose 2025 sebagai wadah untuk melaporkan dampak kebaikan zakat, infak, dan sedekah sepanjang 2024, di Kantor BMH Jakarta, Selasa (25/2). Acara ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menyambut Bulan Suci Ramadan dengan semangat berbagi dan kepedulian.
Mengusung tema “Bahagia dengan Berbagi”, kegiatan ini menegaskan bahwa kebahagiaan sejati hadir ketika seseorang peduli, memberi, dan berempati kepada sesama.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat BMH KH Nashirul Haq Marling mengatakan, berbagi bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga simpul kebaikan yang menjaga keseimbangan kehidupan umat, mempererat persaudaraan, serta menjadi solusi nyata dalam mengatasi ketimpangan sosial.
Baca juga : Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat Salurkan Bantuan Rp 4,4 M ke Palestina
Sebagai lembaga zakat nasional yang telah berkiprah selama 23 tahun, LAZNAS BMH terus bergerak dengan jaringan di seluruh Indonesia. "Berbagai program unggulan di bidang pendidikan, dakwah, ekonomi, dan sosial kemanusiaan telah memberi manfaat luas bagi masyarakat," ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (26/2/2025).
BMH merupakan Laz yang memiliki program khas di dunia dakwah. Seperti program Dai Tangguh, yang mendorong dan menguatkan kiprah dai pedalaman terus menyala. Kemudian pembinaan mualaf suku terasing, seperti mualaf Baduy di Lebak, mualaf Suku Anak Dalam, mualaf Tengger, mualaf Kaloran, mualaf Suku Wana, dan mualaf Suku Togutil di Halmahera, Maluku Utara.
Yang terbaru, BMH bersama BAZNAS sukses membangun tujuh unit rumah layak huni untuk mualaf Baduy di Lebak, Banten, program pembagian mukena sambut Ramadan di Halmahera, berbagi mukena dan hijab dengan mualaf Selat Kongki di Lingga, Kepulauan Riau.
Baca juga : Lestari Moerdijat: Kedepankan Transparansi Penyaluran Bantuan Beasiswa PIP
"Public Expose ini menjadi bukti transparansi dan komitmen LAZNAS BMH dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, serta mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun negeri melalui berbagai program kebaikan" pungkasnya.
Ketua BAZNAS Prof Noor Achmad menambahkan, potensi zakat di Indonesia sekitar Rp 300 triliun. Sedangkan BAZNAS Pusat tahun 2024 baru mengumpulkan sekitar Rp 1,2 triliun. Dengan Public Expose ini, LAZNAS BMH membuktikan pada masyarakat memiliki akuntabilitas dan transparansi yang bisa dipertanggungjawabkan.
"Jelang Ramadan, umat Muslim pasti banyak yang ingin beramal seperti zakat atau sedekah. Agar zakat dan sedekah tersalurkan dengan baik pada mustahik, saya mengimbau pada masyarakat untuk menyalurkan pada lembaga yang kompten seperti Baznas atau LAZNAS BMH," ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.