BREAKING NEWS
 

Kabar dari Tanah Suci

Menag: Tak Pernah Ada Pembahasan Resmi Kuota Haji Indonesia Dikurangi 50 Persen

Reporter : NANA MAULANA
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 12 Juni 2025 22:30 WIB
Menag Nasaruddin Umar saat melepas kepulangan jemaah haji di Bandara Madinah, Arab Saudi, Kamis (12/6/2025). (Foto: MCH 2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membantah keras isu pengurangan kuota haji Indonesia hingga 50 persen yang sempat viral di media sosial. Dia menegaskan, isu tersebut sama sekali tidak pernah dibahas dalam forum resmi bersama otoritas Arab Saudi.

“Saya tidak pernah mendengarkan isu itu. Beberapa kali kami rapat, tidak pernah ada pembahasan seperti itu,” ujar Menag, di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah, Kamis siang (12/6/2025).

Pernyataan itu disampaikan Menag untuk meredam keresahan publik yang berkembang di tengah fase pemulangan jemaah. Terutama setelah muncul spekulasi liar terkait rencana pengurangan kuota haji secara drastis pada musim mendatang.

Baca juga : Jemaah Haji Sakit dan Keperluan Dinas Bisa Mutasi Kloter

Menag menegaskan, hubungan bilateral Indonesia dan Saudi dalam hal penyelenggaraan ibadah haji tetap berlangsung baik dan profesional. Tidak ada indikasi penurunan kuota dari pihak mana pun.

“Hubungan kita dengan Pemerintah Saudi sangat baik. Memang ada kekurangan (dalam penyelenggaraan haji), tapi semua negara juga punya kelemahan. Tidak ada yang sempurna,” ucapnya.

Adsense

Kuota haji Indonesia stabil. Dalam tiga tahun terakhir, Saudi memberikan kuota 221.000 orang tiap musim haji. Bahkan, pada 2023 ada tambahan 8.000 orang dan pada ada tambahan 20.000 orang.

Semua Berjalan Normal

Baca juga : Menag: Jemaah Haji Indonesia Dipuji Banyak Negara

Menag meminta publik tidak menyebarkan narasi menyesatkan yang bisa memicu keresahan. Terlebih di tengah fase pemulangan yang harusnya menjadi momen tenang dan syahdu bagi para jemaah.

“Mari kita jujur melihat kenyataan. Jangan membuat masyarakat resah. Di sini semua berjalan lancar. Tidak ada sesuatu yang genting. Tidak ada kiamat di dalam kiamat,” tegas Menag.

Dia juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas haji yang berjibaku di tengah cuaca ekstrem demi memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik.

Baca juga : Petugas Haji Gotong Royong Bantu Jemaah Bongkar Koper Sebelum Take Off

“Lihat sendiri jemaah kita. Lihat petugas kita yang bekerja di lapangan dengan ikhlas. Mereka juga punya keluarga dan harga diri. Jadi jangan kita pelintir seolah-olah ada yang genting,” katanya.

Pelayanan Cukup dan Lancar

Senada dengan Menag, jemaah asal Kloter 02 Embarkasi Lombok (LOP-02) Sahwan Marzuki, menyampaikan bahwa pelayanan selama di Tanah Suci berjalan dengan cukup baik. Dia bahkan menyebut makanan dan logistik yang diberikan kepada jemaah sangat cukup.

“Pelayanan bagus, makanan cukup, air lancar. Hanya saat di Mina ada sedikit kendala tenda naik ke atas, tapi secara keseluruhan tidak ada masalah,” ungkap Sahwan, saat ditemui di Bandara Madinah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense