Sebelumnya
Untuk diketahui, Perang Rusia-Ukraina merupakan perang berkelanjutan antara Rusia (bersama pasukan separatis pro-Rusia) dan Ukraina.
Baca juga : Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Manggarai
Konflik ini dimulai pada Februari 2014 setelah Revolusi Martabat Ukraina (The Revolution of Dignity), dan awalnya berfokus pada status Krimea dan bagian Donbas, yang diakui secara internasional sebagai bagian Ukraina.
Baca juga : UEA Terus Alirkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Sudan
Delapan tahun pertama terjadi konflik, termasuk aneksasi Krimea oleh Rusia (2014) dan perang di Donbas (2014–sekarang) antara Ukraina dan separatis yang didukung Rusia, serta insiden angkatan laut, perang siber, dan ketegangan politik.
Baca juga : Lewat Program Tajumase, Nelayan Di NTT Manfaatkan Pekarangan Untuk Kemandirian Pangan
Menyusul kemudian, pembangunan fasilitas militer Rusia di perbatasan Rusia-Ukraina dari akhir 2021, konflik meluas secara signifikan ketika Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.