Sebelumnya
Dr. Tay menikah pada September 2023. Dia mulai bekerja di RS Lahad Datu pada Februari 2024.
"Rumah sakit itu adalah tempat yang benar-benar baru dan asing baginya. Dia terpisah dari suaminya, yang telah menjadi pilar pendukungnya,” tulis saudara laki-laki Dr. Tay.
Baca juga : Dorong Proses Hukum Kasus Bunuh Diri dr. Aulia Risma, Menkes: Saya Kasih Polisi
Menurutnya, Dr. Tay dijanjikan akan dipindahkan kembali ke semenanjung, agar bisa berkumpul lagi dengan suaminya, jika telah dua tahun bertugas di RS Lahad Datu.
“Meski sudah dibebani dengan pekerjaan, Dr. Tay juga mendapat tanggung jawab lain dari seorang rekan senior yang menganiaya dan menindasnya,” ungkap saudara laki-laki Dr. Tay.
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Selasa 27 Agustus Hadir Di Pizza Hut Komsen Jatiasih
Dia bilang, Dr. Tay adalah seorang dokter luar biasa yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat. Namun, tekanan dan perundungan yang begitu besar di tempat kerja, membuatnya terpaksa mengakhiri hidup.
Dari peristiwa tragis ini, dia menilai masalah serius masih mewarnai industri medis. Seperti stres di tempat kerja dan perundungan yang masih saja terjadi
Baca juga : SIM Keliling Bekasi Selasa 20 Agustus Hadir Di Pizza Hut Komsen Jatiasih
"Rasa sakit kehilangan orang yang kita cintai, sungguh tidak terlukiskan. Saya berharap, pengalaman ini bisa menginspirasi kesadaran yang lebih besar terhadap peningkatan kesehatan mental, serta kondisi kerja para pekerja layanan kesehatan," pungkas saudara laki-laki Dr.Tay.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.