BREAKING NEWS
 

Perang Di Mana-Mana, SIPRI: Tak Ada Yang Berhak Dapat Nobel Perdamaian

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 11 Oktober 2024 14:31 WIB
Direktur Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) Dan Smith (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) Dan Smith menyatakan keprihatinannya terhadap perang yang terjadi di mana-mana. Israel dan Lebanon, masuk dalam daftar 50 negara yang saat ini mengalami konflik bersenjata.

Lembaga-lembaga tatanan dunia tampaknya tidak mampu mengurangi konflik tersebut. 

Adsense

Baca juga : Kaesang: Jika Ada Yang Cubit Pak Prabowo, PSI Di Depan Membela

“Tahun ini, Komite Nobel harus menahan Hadiah Perdamaian,” kata Dan Smith seperti dikutip CNN International, jelang pengumuman pemenang Nobel Perdamaian, Jumat (11/10/2024).

Dan Smith menambahkan, selain perang di Timur Tengah, konflik juga sedang berkecamuk di Ukraina, Sudan, Afrika Barat, Haiti, Myanmar, dan di tempat lain.

Baca juga : Jelang Lawan Bahrain, Peluang Maarten Paes Main Cuma 70 Persen

Dari riwayatnya, Nobel Perdamaian telah 19 kali absen diberikan, termasuk selama Perang Dunia I dan II. Namun, penghargaaan tersebut rutin diberikan setiap tahun, sejak 1972.

“Meskipun ada banyak calon pemenang yang dianggap layak, tidak memberikan Nobel Perdamaian pada tahun ini, akan mengirimkan pesan yang sangat kuat," tegas Smith.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense