BREAKING NEWS
 

Maling Mencuri Uang Di Guci Abu Jenazah

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 19 Oktober 2024 06:32 WIB
Guci abu jenazah (gambar ilustrasi).

RM.id  Rakyat Merdeka - Maling yang mencuri uang di dalam guci abu jenazah di kuil Thailand meresahkan warga. Sebab, biasanya orang tidak berani mencuri uang tersebut karena takut arwah akan menuntut pengembaliannya.

Ada juga yang percaya bahwa uang memiliki kekuatan misterius yang dapat membawa malapetaka. Namun maling yang sedang beraksi di empat kuil di Provinsi Isaan, Buriram, ini sepertinya tak peduli.

Baca juga : Indonesiasentris Dongkrak Perekonomian Di Luar Jawa

Sebagai informasi, sesuai tradisi Budha, uang ditaruh di guci atau wadah berisi abu dan tulang orang yang dikremasi. Mereka meyakini arwah membutuhkan uang itu di akhirat.

Adsense

Diberitakan Thaiger, Jumat (18/10/2024), salah satu korban, Nittaya Saiyot (71), membawa wartawan dari DailyNews ke tempat kejadian di Kuil Sawai Tanguan, 14 Oktober lalu. Terlihat banyak guci yang pecah, tulang serta abu dan wadahnya berserakan di tanah.

Baca juga : Wuling Luncurkan Air Ev Lite Long Range, Bisa Tempuh Jarak 300 Km

Nittaya menyatakan, dia dan penduduk setempat lainnya percaya maling tersebut mencuri uang untuk membeli narkoba.

Dia pun meminta polisi menangkap pencuri tersebut secepat mungkin. Namun, polisi belum menanggapi kasus tersebut.

Baca juga : Mengurangi Spanduk Pilkada

Sebelumnya, warga mendesak polisi segera menangkap pencuri yang berani mengambil uang yang disimpan di guci abu jenazah anggota keluarga yang telah meninggal di empat kuil di Provinsi Isaan, Buriram, yakni Kuil Ban Sawai Tanguan, Kuil Ban Nongyai, Kuil Nonsri Samran dan Kuil Mueang Pho. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 19 Oktober 2024 dengan judul "Maling Mencuri Uang Di Guci Abu Jenazah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense