BREAKING NEWS
 

Jepang Kucurin Dana Hibah 2,5 M Untuk Tiga Yayasan Di Jawa Tengah Dan Bali

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 20 Desember 2024 10:16 WIB
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi (ketiga kanan duduk) bersama para perwakilan penerima hibah grassroot pemerintah Jepang di Kedubes Jepang, Jakarta, Kamis (19/12/2024). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Jepang memberikan dana hibah sebesar 23.238.854 yen atau sekitar Rp 2,5 miliar untuk tiga yayasan di Indonesia, dalam program "Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia Anggaran 2024".

Penandatanganan hibah dilakukan Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi, Senin (19/12/2024), di Kedutaan Besar Jepang, Jakarta. Hibah itu diberikan ke Yayasan Wakaf Pondok Pabelan, Jawa Tengah; Rumah Sakit Umum Islam (RSUI) Banyu Bening Boyolali, Jawa Tengah; dan Yayasan Bumi Sehat Desa Pakraman Nyuh Kuning, Bali.

“Saya harap proyek hibah grassroot ini dapat mempermudah kegiatan yayasan ini dalam membantu komunitasnya," ujar Dubes Masaki.

Dubes Masaki berharap proyek ini dapat meringankan masalah fasilitas di daerah yang masih belum terjangkau Pemerintah Indonesia.

Baca juga : Mendagri Dorong Pemda Ubah Pola Pikir Untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Ketiga pihak yang menerima hibah berterima kasih dan berhutang budi atas bantuan Pemerintah Negeri Sakura.

"Hibah ini sangat berguna bagi kami untuk memberikan layanan darurat yang lebih cepat kepada pasien yang ada di wilayah kami," ujar Direktur Rumah Sakit Umum Islam Banyu Bening Boyolali Hillary Rosdiani.

Adsense

RSUI Banyu Bening Boyolali mendapatkan hibah sebesar Rp 1,239 miliar untuk pengadaan peralatan medis berupa mesin ultrasonography (USG) portabel, satu monitor pasien dan satu ventilator neonatal.

"Hibah ini membantu kami menekan jumlah kematian ibu dan anak di desa-desa terpencil di Boyolali," imbuh Hillary.

Baca juga : PT Djarum Kucurkan Rp 5 Miliar untuk Berantas Kemiskinan di Kabupaten Kudus

Menambahkan, Founder Yayasan Bumi Sehat Robim Lim mengatakan, yayasannya, biasanya harus memutar otak dalam pengelolaan dana. Sehingga tidak jarang fasilitas yang dimiliki tidak begitu lengkap.

"Kami berhutang budi pada Pemerintah Jepang yang membantu meringankan beban kami," ujar Lim.

Yayasan Bumi Sehat Desa Pakraman Nyuh Kuning mendapat hibah sebesar Rp 299,3 juta untuk pengadaan sebuah ambulans di klinik mereka di Gianyar, Bali. Sementara itu, perwakilan Yayasan Wakaf Pondok Pabelan Ahmad Najib Amin bersyukur pihaknya mendapat hibah  sekitar Rp 981 juta untuk perbaikan ruang kelas dan penambahan ruang kelas.

Bantuan yang diterima ketiganya ini, jelas Dubes Masaki, sudah menjalani seleksi ketat agar bisa menyasar pihak yang paling membutuhkan dahulu.

Baca juga : Tempo Scan Luncurkan Produk Terbaru Perawatan Pria, Total Care Man

"Pemberian hibah ini akan diawasi dan dipastikan digunakan sesuai peruntukannya. Semoga bantuan ini memberikan senyum kepada lebih banyak masyarakat Indonesia," harapnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense