RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). Kunjungan ini diharapkan memperkokoh kemitraan Indonesia dan Turki. Ada 13 nota kesepahaman (MoU) kerja sama yang diteken dalam kunjungan ini.
Dalam tayangan live Youtube Sekretariat Presiden, rombongan Erdogan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Setibanya di gerbang Istana, mobil yang membawa Erdogan disambut pasukan jajar kehormatan hingga pasukan berkuda.
Di dekat Istana, sejumlah siswa berpakaian seragam sekolah hingga baju adat turut menyambut kedatangan Erdogan. Mereka membawa bendera Indonesia dan Turki.
Baca juga : Bertemu Dudung, Bamsoet Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional
Cuaca pun nampak mendukung. Rombongan orang nomor satu di Turki disambut sinar matahari cerah di Bogor. Kebalikan saat ketibaan Erdogan di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (11/2/2025) malam, rombongan Presiden Erdogan disambut hujan.
Tiba di Istana Bogor, saat turun dari mobil, Erdogan disambut langsung Presiden Prabowo. Keduanya lalu menuju depan Istana untuk memperdengarkan lantunan lagu kebangsaan kedua negara. Selama lagu tersebut dilantunkan, terdengar sebanyak 21 meriam ditembakkan.
Usai upacara kenegaraan, Prabowo dan Erdogan saling memperkenalkan masing-masing delegasi. Erdogan menyalami para menteri satu per satu. Prabowo pun menyalami delegasi Turki.
Baca juga : Perkuat Bilateral, Prabowo Ajak Erdogan Garap Industri Pertahanan
Selanjutnya, Prabowo dan Erdogan masuk ke Ruang Teratai Istana untuk mengisi buku tamu. Kemudian keduanya langsung melakukan pertemuan tete-a-tete atau face to face di ruang presiden. Dilanjutkan pertemuan bilateral kedua negara di Ruang Garuda.
"Bertepatan tahun ini adalah 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Turki. Lagi pula hubungan Indonesia dengan Turki sudah cukup lama dari masa kekaisaran Usmani-Ottoman. Sehingga hubungan batin di antara kita cukup dalam," kata Prabowo dalam pernyataan pembuka di hadapan para delegasi yang hadir.
Prabowo juga menyatakan, kunjungan kenegaraan Presiden Erdogan beserta delegasi ke Indonesia merupakan sebuah kehormatan besar bagi bangsa Indonesia. Dia berkelakar seharusnya dirinya melakukan kunjungan resmi terlebih dahulu ke Turki. Mengingat Presiden Erdogan telah terpilih kembali sebagai Presiden pada 2023, serta menjadi Presiden terlama di Turki, memimpin selama 20 tahun.
Baca juga : DPR Minta Pemerintah Cermat Dalam Impor Daging Dan Jamin Pasokan Pangan Ramadhan
"Seharusnya saya yang terlebih dahulu datang dalam kunjungan resmi ke Turki. Karena Presiden Erdogan dari segi pengabdian adalah senior, seorang Presiden yang senior. Tapi saya terima kasih kedatangan yang mulia," kata Prabowo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.