RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tinggi pada produk alkohol Eropa, sebagai tanggapan atas tindakan balasan Uni Eropa terhadap tarif baja dan aluminium yang diberlakukan AS.
Lewat akun Truth Social, Trump menyebut Uni Eropa sebagai otoritas pajak dan tarif yang paling banyak mengundang permusuhan dan kasar di dunia.
Menurut Trump, Uni Eropa dibentuk hanya untuk mengambil keuntungan dari Amerika Serikat.
Baca juga : Kemenperin Terbitkan Sertifikat TKDN Untuk 20 Produk Apple
"Uni Eropa baru saja mengenakan tarif 50 persen yang tidak menyenangkan untuk Wiski. Jika mereka tidak segera mencabut tarif tersebut, AS akan segera mengenakan tarif sebesar 200 persen untuk semua jenis ANGGUR, SAMPANYE, & PRODUK ALKOHOL YANG BERASAL DARI PRANCIS DAN NEGARA-NEGARA LAIN YANG DIWAKILI UE," tulis Trump, Kamis (13/3/2025).
"Ini akan sangat bagus untuk bisnis anggur dan sampanye di AS," imbuhnya.
Sekadar latar, pada Rabu (12/3/2025), Komisi Eropa menyatakan siap memberlakukan serangkaian tarif terhadap aneka produk AS, paling lambat tanggal 1 April 2025.
Baca juga : Astra Infra Berlakukan Diskon Tarif Tol Untuk Dukung Kelancaran Mudik 2025
Produk AS yang kabarnya akan menjadi sasaran adalah baja dan aluminium dalam bentuk barang, produk tekstil, barang-barang dari kulit, peralatan rumah tangga, perkakas rumah tangga, plastik, dan kayu.
Selain itu, produk pertanian juga akan terdampak. Termasuk unggas, daging sapi, beberapa makanan laut, kacang-kacangan, telur, gula, dan sayuran.
Tindakan balasan itu diumumkan Uni Eropa, setelah AS memberlakukan tarif hingga 25 persen terhadap baja dan aluminium Uni Eropa.
Baca juga : Pemprov Jakarta Didorong Tarik Retribusi Ke Warga Untuk Kelola Sampah
"Karena AS menerapkan tarif senilai 28 miliar dolar, kami menanggapinya dengan tindakan balasan senilai 26 miliar euro," kata Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dalam sebuah pernyataan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.