BREAKING NEWS
 

Dubes Fadjroel Temui Gubernur Pramono Anung Di Balai Kota, Ini Lho Yang Dibahas

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Rabu, 26 Maret 2025 08:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan dan Republik Tajikistan, Fadjroel Rachman saat bertemu dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota, kemarin, Selasa (25/3) Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan dan Republik Tajikistan, Fadjroel Rachman, didampingi istri, menemui Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota, kemarin, Selasa (25/3). Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi antara Jakarta dan Kazakhstan di berbagai sektor.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penyelenggaraan Forum Bisnis Jakarta-Astana-Almaty guna mendorong investasi dan perdagangan. Selain itu, Jakarta juga akan menggelar Festival Budaya Betawi di Kazakhstan untuk memperkenalkan kekayaan budaya ibu kota ke kancah internasional. 

Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Dukung AI Blockchain Center Indonesia

Dubes Fadjroel menegaskan bahwa diplomasi Indonesia di Kazakhstan dan Tajikistan terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. 

Adsense

“KBRI Astana senantiasa mengajak berbagai pihak di level pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, dan media untuk berkolaborasi memajukan diplomasi Indonesia di negara akreditasi,” ujarnya. 

Baca juga : Gubernur Pramono Dukung Usulan Perpanjang Jalur MRT Ke Banten

Rencana kunjungan kerja Gubernur DKI ke Kazakhstan pun menjadi bagian dari pembicaraan, termasuk partisipasi kedua pihak dalam berbagai kegiatan ekonomi, teknologi, pendidikan, dan pariwisata.

Peluang investasi juga menjadi salah satu fokus pembahasan, khususnya terkait perdagangan komoditas seperti minyak, mineral, gandum, serta daging sapi dan domba. Selain itu, Jakarta akan dipromosikan sebagai destinasi wisata utama di Kazakhstan dan Tajikistan, memperluas cakupan promosi pariwisata Indonesia di luar Bali dan Labuan Bajo. Dalam jangka panjang, kerja sama ini juga membuka peluang bagi Jakarta untuk menjajaki skema Sister City dengan Astana atau Almaty.

Baca juga : Gubernur Pramono Dorong Peran Bank DKI Implementasikan QRIS Tap NFC

Mantan Juru Bicara Presiden Jokowi ini juga menekankan pentingnya memanfaatkan peluang besar yang muncul dari kerja sama ekonomi multilateral, termasuk finalisasi Free Trade Agreement Indonesia-Eurasia Economic Union (EAEU) serta keanggotaan Indonesia di BRICS pada 2025.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense