BREAKING NEWS
 

Kunjungi Kantor Kemenkeu, Dubes Lakhdhir & Sri Mulyani Bahas Tarif AS

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 21 April 2025 08:18 WIB
Dubes AS untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir dengan Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kiri), di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (17/4/2025). (Foto: Instagram @SMIndrawati)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Kamis (17/4/2025). Pertemuan di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta itu, membahas tarif dagang yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump. 

Sri Mulyani mengungkapkan, pertemuan dengan Dubes AS menjadi momen penting mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara. Mengingat, situasi geopolitik dan tantangan perekonomian global yang terus berkembang.

Momen pertemuan keduanya diunggah Sri Mulyani di Instagram @smindrawati, Jumat (18/4/2025). Keduanya nampak santai meski melakukan pembicaraan serius. 

Baca juga : Prabowo Kunjungi PM Malaysia Anwar Ibrahim, Bahas Tarif Resiprokal Trump

Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu utama yang dibahas adalah upaya negosiasi atas pengenaan tarif perdagangan oleh AS terhadap sejumlah komoditas asal Indonesia.

Sri Mulyani menyampaikan, Indonesia berkomitmen mencari solusi yang adil dan saling menguntungkan bagi kedua negara.

Adsense

“Kami berdiskusi secara terbuka mengenai langkah-langkah yang bisa ditempuh bersama agar isu ini dapat diselesaikan dengan tetap mengedepankan asas keadilan bagi kepentingan ekonomi kedua negara dan dunia,” ujar Sri Mulyani. 

Baca juga : Pertama Kali, Paus Fransiskus Tampil Di Muka Publik Setelah Keluar Dari RS

Pada pertemuan tersebut, keduanya juga berdiskusi mengenai arah kebijakan fiskal Indonesia ke depan. Khususnya, terkait desain APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2025 yang telah disusun untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah. 

Sri Mulyani menekankan, kebijakan anggaran tahun 2025 disiapkan secara hatihati dan berkelanjutan dengan fokus pada program-program prorakyat. Beberapa program utama yang diusung dalam APBN 2025, antara lain program makan bergizi gratis bagi siswa, perluasan perlindungan sosial serta target pembangunan 3 juta rumah untuk masyarakat.

Sri Mulyani juga menyampaikan apresiasi atas dialog yang produktif dan terbuka dengan Dubes Lakhdhir, yang dinilai mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor. 

Baca juga : Deputi Kamtibmas Kemenko Polkam Tinjau Arus Mudik di Jawa Timur

“It was a very productive discussion. Terima kasih Dubes Kamala..!” tutup Sri Mulyani dalam unggahannya. 

Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas hubungan Indonesia-AS. Terutama, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense