BREAKING NEWS
 

Dubes Saudi Faisal Amodi Terima Kunjungan Gus Irfan, Bahas Persiapan Haji 2026

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 6 November 2025 06:42 WIB
Dubes Faisal Bin Abdullah Amodi (kanan) menerima kunjungan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Senin (3/11/2025). (Foto Instagram Gus Irfan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi Untuk Indonesia Faisal Bin Abdullah Amodi menerima kunjungan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, Senin (3/11/2025). Pertemuan berlangsung di Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi, Jakarta, untuk membahas persiapan Haji 2026 atau 1447 Hijriah.

Dubes Faisal berkomitmen memastikan seluruh proses pelayanan haji jemaah asal Indonesia berjalan lancar. Dia juga ingin memastikan kesehatan, keamanan dan keselamatan jemaah haji Indonesia. Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi perhatian Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah.

“Kami berkomitmen agar jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air mereka,” kata Dubes Faisal.

Baca juga : Dubes Palestina Untuk RI Zuhair Al Shun Terima 15 Ribu Hektare Tanah Pertanian

Sejumlah aspek penting yang dibahas keduanya, antara lain kesiapan embarkasi, pelaksanaan fast track dan peningkatan layanan kesehatan jemaah. Keduanya juga menekankan pentingnya penguatan jaringan koordinasi antara Kedubes Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah.

Adsense

Gus Irfan mengatakan, kesehatan calon jemaah haji Indonesia menjadi perhatian serius Pemerintah kedua negara. Mengingat, mayoritas jemaah haji yang wafat saat penyelenggaraan haji tahun 2025 berasal dari Indonesia.

Kementerian Haji dan Umrah mencatat, ada sebanyak 447 jemaah yang wafat saat pelaksanaan haji 2025.

Baca juga : Dasco Terima Kunjungan Abu Bakar Ba’asyir, Bahas Persatuan dan Kesatuan Bangsa

“Ada jemaah kita yang wafat di pesawat dalam perjalanan menuju Tanah Suci. Kondisi ini membuat kesehatan calon jemaah haji Indonesia tahun berikutnya menjadi perhatian serius bersama,” kata Gus Irfan.

Dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, layanan fast track dipastikan masih diterapkan di tiga bandara. Yaitu, di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Bandara Adisoemarmo Solo dan Bandara Juanda Surabaya.

Layanan fast track yang dimaksud adalah layanan keimigrasian cepat yang diberikan kepada jemaah haji sebelum berangkat dari Indonesia. Jadi, mereka tidak perlu lagi melalui proses imigrasi saat tiba di Arab Saudi.

Baca juga : Dubes Ardi Hermawan Jamu Tim Olimpiade Asian Youth Games 2025

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense