BREAKING NEWS
 

Harapan Para Pemimpin Dunia Untuk Tahun 2026

Rakyat Hidup Damai Dan Makin Sejahtera

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 2 Januari 2026 06:11 WIB
Anak-anak berjalan di pantai, di belakang patung pasir angka 2026 karya seniman Yazed Abo Jarad di Deir El-Balah, Jalur Gaza tengah, Palestina. (Foto Tangkapan Layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah pemimpin dunia menyampaikan harapan pada momen pergantian tahun. Mereka berharap tahun ini, kehidupan rakyatnya lebih baik, damai dan perekonomian lebih sejahtera.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyerukan perubahan prioritas global di X, @antonioguterres. Dalam pesannya, dia mengajak negara-negara untuk lebih serius memerangi kemiskinan dan menyembuhkan bumi, dibandingkan berperang.

“Mari kita luruskan kembali prioritas kita di 2026. Mari berinvestasi lebih banyak untuk me¬merangi kemiskinan dan lebih sedikit untuk peperangan. Mari kita sembuhkan planet ini dan amankan masa depan yang penuh perdamaian dan keadilan,” tulis Guterres di X.

 Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato Tahun Barunya menyoroti peran persatuan nasional. Ia menegaskan bahwa kekuatan Rusia terletak pada kebersamaan rakyatnya. Putin yakin, kerja keras setiap individu membentuk sejarah bangsa.

“Tahun Baru ada di atas segalanya, keyakinan pada semua yang baik, pada kebaikan hati dan keberuntungan. Ini adalah perayaan yang unik dan magis, ketika hati terbuka untuk cinta, persahabatan, dan rasa kasih, untuk perhatian dan kemurahan hati,” ujar Putin.

Presiden China Xi Jinping menyampaikan capaian nasional Negeri Tirai Bambu menutup 2025. Ia menyoroti kemajuan ekonomi, teknologi, inovasi, budaya, serta peningkatan kesejahteraan rakyat. Xi juga menegaskan komitmen China terhadap perdamaian dunia, kerja sama internasional dan pembangunan global yang lebih adil.

“China selalu berdiri di sisi yang benar dalam sejarah dan siap bekerja sama dengan semua negara untuk memajukan perdamaian dan pembangunan dunia,” tegas Xi.

Sedangkan Presiden Prancis Emmanuel Macron menutup refleksi tahun 2025 dengan tiga harapan utama, yaitu persatuan, kekuatan, dan kemandirian. Ia juga berharap akan masa depan yang lebih baik.

Baca juga : Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta Diisi Doa Bersama dan Donasi Korban Bencana

Ia menegaskan alasan untuk hidup bersama sebagai bangsa jauh lebih penting daripada memusingkan hal-hal yang memecah belah. “Selamat Tahun Baru 2026 yang indah dan bahagia,” ungkap Macron.

Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pesan berbeda. Dia lebih mengingatkan sejumlah tantangan serius yang dihadapi Negeri Sakura. 

Mulai dari penurunan jumlah penduduk, kenaikan harga yang mempengaruhi masyarakat, serta lingkungan keamanan yang paling serius sejak perang berakhir. Namun dia yakin, terhadap kekuatan dan vitalitas rakyat Jepang untuk melakukan reformasi yang diperlukan.

“Saya membuat janji Tahun Baru kepada rakyat Jepang untuk menjadikan kepulauan Jepang lebih kuat dan lebih makmur, dan untuk membangkitkan harapan di negara kita dengan melakukan hal tersebut,” ujar Takaichi.

PM Inggris Keir Starmer menyampaikan sikap optimistis. Menurutnya, rakyat telah melalui masa-masa sulit. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan yang diambil pemerintahannya akan mulai membawa perubahan nyata pada 2026. Mulai dari biaya hidup, layanan publik, hingga rasa harapan baru.

“Dengan perubahan ini, Inggris akan kembali kuat. Selamat Tahun Baru!” ungkap Starmer di X.

Adsense

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan pesan yang hangat. Ia mendoakan kesehatan, kesejahteraan, dan cinta bagi seluruh keluarga Meksiko.

“Untuk 2026, saya mengucapkan kesehatan, kesejahteraan, dan cinta bagi semua keluarga Meksiko di dalam maupun di luar negeri. Selamat Tahun Baru!” ujarnya.

Baca juga : BRI Gelar Trauma Healing Untuk Anak-Anak Terdampak Bencana Sumatera

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap, Tahun Baru membawa kebaikan. Tidak hanya kebaikan bagi negaranya, tetapi juga kebaikan secara global.

“Saya mengucapkan selamat Tahun Baru 2026. Semoga kesehatan, kesejahteraan, dan cinta bagi semua keluarga Turki di dalam maupun di luar negeri. Selamat Tahun Baru!” ujarnya.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan keyakinan pada kekuatan bangsa Jerman. Ia mengajak rakyatnya melangkah ke 2026 dengan rasa percaya diri.

“Jerman adalah negara hebat. Mari di 2026 kita tetap dipandu oleh keyakinan dan kepercayaan pada kekuatan kita sendiri,” ujar Merz.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menyoroti ketahanan dan persatuan rakyatnya. Ia optimistis Afrika Selatan dapat menjadi negara maju.

“Kita memasuki Tahun Baru dengan harapan baru, tujuan lebih besar, dan keyakinan lebih tinggi pada potensi negara dan rakyat kita. Terima kasih atas ketahanan dan persatuan kalian. Bersama, kita mengubah negara kita menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi mendoakan kesehatan, kemakmuran, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. Ia juga berdoa untuk perdamaian dan kebahagiaan di masyarakat India.

“Semoga tahun 2026 menjadi tahun yang indah bagi semua!” ungkap Modi.

Baca juga : PPLI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Sumatera

Dari Timur Tengah, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mendoakan tahun 2026 dipenuhi dengan kebaikan dan kemakmuran. Serta diiringi dengan perdamaian dan stabilitas yang menyelimuti dunia.

“Agar perang dan krisis berakhir, dan agar nilai-nilai kerja sama, integrasi, dan hidup berdampingan secara damai berkembang untuk masa depan yang lebih baik bagi seluruh umat manusia,” ujar El-Sisi.

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense