RM.id Rakyat Merdeka - Pakistan kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah olahraga internasional setelah atlet nasionalnya, Sahibzada Sultan Muhammad Ali, terpilih sebagai Anggota Dewan Eksekutif International Tent Pegging Federation (ITPF).
Dalam pemilihan yang digelar di Oman, Sahibzada Sultan meraih dukungan mayoritas dengan memperoleh suara dari 27 negara dari total 36 negara peserta. Kemenangan ini menandai keberhasilan Pakistan dalam memperkuat posisinya di tingkat global dalam olahraga tent pegging.
Terpilihnya juara nasional Pakistan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga memberikan peran strategis bagi Pakistan dalam menentukan arah dan kebijakan olahraga tent pegging di tingkat internasional.
Baca juga : Api Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat Dan Pemulihan Operasional
Tent Pegging adalah olahraga berkuda militer kuno yang diakui secara internasional, baik ITPF maupun oleh Fédération Equestre Internationale (FEI), atau badan pengatur internasional untuk olahraga berkuda bermarkas di Lausanne, Swiss.
Dalam olahraga ini, penunggang berkuda dengan kecepatan tinggi menggunakan pedang atau tombak untuk menusuk, mengangkat, atau membawa sasaran kecil (pasak) di tanah. Ini menguji kecepatan, presisi, dan kepercayaan antara penunggang dan kuda.
Olahraga ini menuntut fokus yang sangat tinggi serta kemahiran berkuda yang matang untuk melakukan aksinya dengan cepat dan akurat.
Baca juga : JAC Rayakan Satu Dekade Klinik Estetika Bertaraf Internasional
Federasi Tent Pegging Internasional (ITPF), sebelumnya dikenal sebagai World Tent Pegging Federation (Federasi Tent Pegging Dunia), adalah badan pengatur internasional untuk disiplin berkuda tent pegging.
ITPF yang bermarkas besar di Muscat, Oman ini, bertanggung jawab atas penyelenggaraan turnamen internasional utama tent pegging, terutama Piala Dunia yang dimulai pada 2014, dan acara internasional lainnya.
Di Indonesia, olahraga tent pegging ini berada di bawah naungan PP PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia), yang juga aktif mengirimkan atlet ke kompetisi internasional, seperti kejuaraan dunia. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.