BREAKING NEWS
 

Netanyahu Buka-bukaan Kena Kanker Prostat Stadium Awal, Sekarang Sudah Sembuh

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 25 April 2026 06:15 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu (76) blak-blakan mengungkap, dirinya telah berhasil sembuh dari kanker prostat stadium awal, berdasarkan hasil medis tahunan terakhir. 

Hasil pemeriksaan medis itu sebetulnya sudah dirilis dua bulan lalu. Namun, Netanyahu baru menyampaikannya ke publik pada Jumat (24/4/2026), mengingat Israel dan Amerika Serikat (AS) sedang berperang melawan Iran dalam konflik terbaru Timur Tengah, yang pecah sejak 28 Februari 2026.

"Hari ini, laporan medis tahunan saya dipublikasikan. Saya meminta agar publikasinya ditunda selama dua bulan, tidak dirilis di puncak perang. Supaya tidak memberi kesempatan bagi rezim teror Iran untuk menyebarkan lebih banyak propaganda palsu terhadap Israel," tulis Netanyahu via X, Jumat (24/4/2026).

"Saya ingin berbagi tiga hal dengan Anda. Pertama, syukur kepada Tuhan, saya sehat. Kedua, saya berada dalam kondisi fisik yang sangat baik. Ketiga, saya sempat mengalami masalah medis ringan pada prostat yang telah sepenuhnya diobati. Syukur kepada Tuhan, itu sudah berlalu," imbuhnya.

Kanker Tidak Menyebar 

Baca juga : Trump Akan Ke Pakistan, Kesepakatan Damai AS-Iran Sudah Dekat

Netanyahu menuturkan, satu setengah tahun lalu, dirinya sukses menjalani operasi pembesaran prostat jinak. Sejak itu, dia berada di bawah pemantauan medis rutin. 

"Dalam pemeriksaan terakhir, ditemukan sebuah titik kecil kurang dari satu sentimeter di prostat Setelah diperiksa, ternyata itu adalah tumor ganas pada tahap yang sangat awal, tanpa penyebaran atau metastasis sama sekali," beber Netanyahu. 

Adsense

Berdasarkan informasi dokter, Netanyahu menyebut hal ini sangat umum terjadi pada pria seusia dia. Netanyahu bilang, kanker prostatnya tidak harus diobati. Cukup dipantau. 

"Anda bisa hidup dengannya, dan banyak yang melakukannya," ujarnya.

Baca juga : Netanyahu Klaim Hancurkan Program Nuklir Iran: Israel Kini Lebih Kuat

Namun, Netanyahu memilih menjalani pengobatan dan menghilangkan masalah tersebut.

"Anda sudah mengenal saya. Ketika saya mendapatkan informasi tepat waktu tentang potensi bahaya, saya ingin segera menanganinya. Hal ini berlaku baik di tingkat nasional maupun pribadi. Itulah yang saya lakukan," tutur Netanyahu. 

"Saya menjalani terapi terarah yang menghilangkan masalah tersebut tanpa meninggalkan jejak. Saya menjalani beberapa sesi perawatan singkat, membaca buku, dan tetap melanjutkan pekerjaan. Titik tersebut hilang sepenuhnya. Syukur kepada Tuhan, saya berhasil melewati ini," sambung pria kelahiran Tel Aviv, 21 Oktober 1949 ini.

Atas hal tersebut, Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tim medis luar biasa di Rumah Sakit (RS) Hadassah, Yerusalem. Dia pun meminta agar seluruh warga Israel senantiasa menjaga dan melakukan pemeriksaan kesehatan. Selalu ikuti petunjuk dokter. 

Baca juga : Datangi Bantaran Kereta di Kawasan Senen, Prabowo Bertekad Sediakan Hunian Layak

"Menjelang Shabbat, saya berdoa untuk kedamaian bagi mereka yang terluka secara fisik dan jiwa, serta mengirimkan pelukan hangat dan kesembuhan penuh atas nama Anda," ucapnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense