BREAKING NEWS
 

Dubes Ralf Beste Puji Kualitas Ikan Tuna Asal Sulsel

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 27 Juli 2026 07:13 WIB
Dubes Ralf Beste (kanan) saat melihat kualitas tuna di Kampung Nelayan di Sulawesi Selatan. (Foto Tangkapan Layar IG Kedubes Jerman Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar di sektor perikanan. Duta Besar (Dubes) Jerman untuk Indonesia Ralf Beste pun dibuat terkesan saat menyaksikan langsung proses penangkapan, penanganan, hingga pemasaran ikan tuna di sebuah kampung nelayan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam unggahan Instagram Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman untuk Indonesia, Jumat (24/7/2026), Dubes Beste memuji kualitas tuna asal Kota Anging Mamiri ini.

“Saya bisa bilang, salah satu ikan tuna terbaik di dunia berasal dari sebuah desa nelayan di Sulawesi,” ujarnya.

Selama kunjungan, dia menyaksikan proses pemeriksaan mutu (grading) hingga pengepakan (packing) tuna sebelum diekspor. Menurut Dubes Beste, tuna dari Sulawesi merupakan produk berkualitas premium yang ditangkap secara tradisional (hand-caught).

Baca juga : Dubes Rod Brazier Tegaskan Komitmen Kerja Sama Dengan RI

Proses penangkapannya juga menerapkan praktik perikanan berkelanjutan (sustainably sourced). Sementara, untuk para pekerjanya juga telah memperhatikan standar ketenagakerjaan International Labour Organization (ILO). Kendati begitu, Dubes Beste menyatakan, tuna Indonesia belum banyak dijumpai di pasar-pasar Jerman seperti Frankfurt, Munich dan Hamburg.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar produk perikanan dan pertanian Indonesia semakin diterima di pasar Jerman. Salah satunya, menjaga kualitas produk secara konsisten.

Adsense

“Konsumen Jerman mengutamakan kualitas,” ungkapnya.

Dubes Beste juga menyoroti peluang besar yang dibuka melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Kesepakatan itu diyakini akan membuat produk Indonesia lebih kompetitif di pasar Eropa.

Baca juga : Kenalkan Indonesia Lewat Sate Ayam

“Produk Indonesia dapat memasuki pasar Eropa dengan harga yang kompetitif. Sementara Jerman lebih mudah mendapatkan produk berkualitas tinggi dari Indonesia,” ujarnya.

Mengutip keterangan Kedubes Jerman, IEU-CEPA diproyeksikan memperkuat hubungan ekonomi, meningkatkan investasi, serta memperluas akses pasar bagi kedua pihak. Perjanjian itu juga akan menghapus lebih dari 98 persen tarif bea masuk produk Indonesia ke Uni Eropa.

Hal ini diharapkan mampu mendongkrak ekspor dan menciptakan lapangan kerja. Selama ini, kerja sama perikanan Indonesia-Jerman mencakup ekspor hasil laut, peningkatan kapasitas pengolahan, serta penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Komoditas utama yang diekspor antara lain tuna, udang, kepiting dan teripang.

Baca juga : Lionel Messi Puji Kedalaman Skuad Tanjung Verde

Menutup videonya, Dubes Beste melempar pertanyaan kepada warganet. “Menurut Anda, produk Indonesia apa lagi yang cocok dijual di Jerman?” tanyanya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense