Dark/Light Mode

Dubes Kevin Bangga Jadi Kepala Misi Di Asia Tenggara

Senin, 15 Juni 2026 07:09 WIB
Dubes Kevin Kim (kiri) menyerahkan surat kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto US Mission to ASEAN)
Dubes Kevin Kim (kiri) menyerahkan surat kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto US Mission to ASEAN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Kevin Kim sebagai Duta Besar untuk Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Dikutip dari keterangan perwakilan AS untuk ASEAN, Kamis (11/6/2026), Dubes Kim menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Kim mengaku bangga ditunjuk untuk menduduki posisi ini. “Saya merasa terhormat menjabat sebagai Duta Besar AS yang baru untuk ASEAN dan berharap dapat memajukan Kemitraan Strategis Komprehensif Amerika Serikat dengan ASEAN,” ujarnya.

Baca juga : ACC 2026/2027, Maung Bandung Siap Hadapi Klub Terbaik Asia Tenggara

Dubes Kim menegaskan, dukungan AS untuk sentralitas ASEAN dan menyoroti prioritas bersama dengan ASEAN tidak akan tergoyahkan. Terutama untuk memperkuat keamanan regional serta upaya melawan ke¬jahatan transnasional, memajukan konektivitas ekonomi dan kemakmuran, serta memperluas kerja sama digital.

“Bersama-sama, kita akan membangun masa depan yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur bagi 1 miliar penduduk kita,” imbuhnya.

Dubes Kim menerima konfirmasi Senat untuk menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh AS untuk ASEAN pada 18 Mei 2026. Kemudian, dilantik oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 5 Juni 2026 di Washington DC dan tiba di Jakarta pada 9 Juni 2026.

Baca juga : Nama Disebut di Sidang Bea Cukai, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad

Kim memegang gelar Sarjana dari Universitas Johns Hopkins dan gelar Magister dari Sekolah Studi Internasional Lanjutan (SAIS) Universitas Johns Hopkins.

Mulai 2018 hingga 2020, Kim menjabat sebagai Kepala Staf Perwakilan Khusus untuk Korea Utara. Dia juga menjadi salah satu delegasi yang mendampingi Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun dalam be¬berapa putaran negosiasi nuklir AS-Korea Utara.

Dalam peran ini, Kim mendukung upaya Presiden Trump untuk melucuti senjata nuklir Korea Utara. Termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Singapura 2018, KTT Hanoi 2019 dan pertemuan DMZ 2019

Baca juga : Airlangga Kawal Aksesi Indonesia Masuk OECD

Berdasarkan catatan misi AS untuk ASEAN, Washington DC telah bermitra dengan ASEAN sejak 1977 dan mendirikan Misi AS untuk ASEAN di Jakarta pada 2009.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.