RM.id Rakyat Merdeka - Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle, dilaporkan berencana kembali pindah ke Inggris, setelah enam tahun bermukim di Amerika Serikat (AS).
Daily Telegraph dan The Sun yang pertama kali memberitakan kabar ini mengungkap, Pangeran Harry dan Meghan berencana pindah dari Negeri Paman Sam pada akhir bulan ini, ke sebuah kediaman pribadi non-kerajaan di luar London.
Kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5), telah didaftarkan untuk mulai bersekolah di Inggris pada September mendatang.
Raja Charles kabarnya telah diberi tahu mengenai rencana kepindahan tersebut pada Minggu (16/8/2026). Saat ini, tidak ada rencana bagi Pangeran Harry maupun Meghan untuk kembali menjalankan peran sebagai anggota aktif keluarga kerajaan (working royals).
Pangeran Harry dan Meghan beserta anak-anak mereka mengunjungi Raja Charles di kediaman Highgrove pada Juli 2026. BBC meyakini, pertemuan tersebut diyakini tidak membahas rencana pindah.
Baca juga : MU Tak Goyah, Bruno Fernandes Dipastikan Bertahan
Status resmi Pangeran Harry dan Meghan dipastikan tidak akan berubah, sekalipun mereka kembali ke Inggris. Keduanya tetap berstatus sebagai warga sipil dan tidak menjalankan tugas kerajaan.
Pangeran William dan Putri Catherine juga telah diberi tahu mengenai rencana tersebut.
Kepindahan pasangan Sussex dari California terjadi, setelah mereka meninggalkan Inggris dan tugas kerajaan pada awal 2020. Sejak saat itu, hubungan keduanya dengan keluarga kerajaan menjadi kurang baik.
Momen Pangeran Harry dan Meghan mengunjungi Raja Charles dan Ratu Camilla pada Juli 2026, menjadi salah satu tonggak perkembangan penting dalam hubungan mereka.
Istana Buckingham menggambarkan pertemuan di kediaman pribadi Raja Charles di Gloucestershire tersebut sebagai “acara keluarga pribadi”.
Baca juga : Ink & Talk Bantu Pemuda Rusunawa KS Tubun Percaya Diri Berbahasa Inggris
Pertemuan itu merupakan kali pertama Raja Charles bertemu langsung dengan cucu-cucunya dalam lebih dari empat tahun.
Pangeran Harry dan Meghan terakhir kali datang ke Inggris bersama-sama pada 2022, ketika menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II.
Masalah keamanan telah lama menjadi sumber ketegangan bagi pasangan tersebut. Kunjungan pada Juli lalu bahkan sempat dipertimbangkan kembali, setelah permintaan Harry untuk mendapatkan perlindungan polisi ditolak.
Tahun lalu, Pangeran Harry kalah dalam upaya hukum untuk menggugat tingkat keamanan yang diberikan kepadanya dan keluarganya saat berada di Inggris.
Harry berusaha membatalkan keputusan yang menurunkan tingkat pengamanannya, setelah ia berhenti menjadi anggota aktif kerajaan dan pindah ke AS bersama Meghan.
Baca juga : Dongeng Horor Leicester City
Setelah pengumuman mengenai rencana kepindahan pasangan Sussex, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Inggris mengatakannya, keputusan mengenai keamanan anggota keluarga kerajaan dibuat oleh Executive Committee for the Protection of Royalty and Public Figures (Ravec). Sistem keamanan pemerintah Inggris disebut bersifat ketat dan proporsional.
Pangeran Harry mengungkap kekhawatiran mengenai keselamatan menjadi alasan yang membuat ia dan keluarganya enggan datang ke Inggris.
Dalam kunjungannya pada Juli lalu, Harry mempromosikan Invictus Games, ajang olahraga bagi para prajurit dan veteran yang mengalami cedera. Ajang tersebut akan digelar di Birmingham tahun depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.