BREAKING NEWS
 

Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana Pun

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 13 September 2026 15:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi negara yang tangguh dan mandiri. Mampu menentukan arah dan kepentingannya sendiri tanpa didikte kekuatan mana pun.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Prabowo menekankan, ketangguhan nasional merupakan fondasi utama bagi sebuah negara untuk menjaga kemandirian dan menentukan masa depannya.

“Kita tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus menjadi tangguh. Dan dengan demikian, kita menjadi benar-benar mandiri,” tegasnya.

Baca juga : Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu

Prabowo menjelaskan, kekuatan sebuah bangsa harus dibangun dari dalam negeri. Ketangguhan tidak hanya berkaitan dengan posisi suatu negara di tingkat global, tetapi juga dengan kemampuan memenuhi kebutuhan rakyat, menjamin energi, menyediakan pendidikan, dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan.

“Kekuatan selalu dimulai dari dalam negeri, dari rakyat kita, dari kemampuan kita untuk memberi makan rakyat, menjamin energi yang mereka butuhkan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk mencapai kesejahteraan,” tegasnya.

Adsense

Prabowo menilai, kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun negara yang tangguh dan benar-benar mandiri.

Baca juga : Prabowo, Modi, Putin, Xi Berbincang Hangat Jelang Pembukaan KTT BRICS

Di BRICS, Prabowo juga melihat kerja sama antarnegara Global South sebagai salah satu kekuatan yang dapat memperkuat ketahanan bersama. Menurutnya, dengan berdiri bersama, negara-negara berkembang dapat memiliki suara yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan dan menentukan masa depannya sendiri.

Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang yang secara langsung berkaitan dengan ketahanan nasional, termasuk pangan dan energi.

Ia memandang, kekuatan kolektif BRICS dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi, sekaligus menciptakan peluang yang lebih besar bagi negara-negara berkembang.

Baca juga : Heboh! PM Anwar Ibrahim Nyanyi Lagu India Saat Dinner KTT BRICS

“Dengan berdiri bersama, kita juga menjadi lebih kuat,” ujar Prabowo.

Menutup pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa kekuatan tersebut harus diarahkan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara, dengan tetap memperkuat sistem multilateral.

“Bersama-sama, kita dapat membuat kekuatan kita benar-benar berarti,” kata Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense