Dark/Light Mode

Resmi Dilantik di Istana

Pratikno Pimpin 25 Anggota Wantimpres

Sabtu, 3 Oktober 2026 08:52 WIB
Ketua Wantimpres Pratikno bersama para anggota Wantimpres lainnya saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setkab)
Ketua Wantimpres Pratikno bersama para anggota Wantimpres lainnya saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sehari setelah melepas kursi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno langsung memegang posisi penting lagi. Ia dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin 25 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Prabowo melantik Pratikno bersama 25 anggota Wantimpres lainnya, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026) sore. Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026.

Dalam posisi baru ini, Pratikno didampingi mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang dipercaya menjadi Wakil Ketua Wantimpres. Untuk posisi Sekretaris Wantimpres, diisi Muhammad Qodari, yang baru saja direposisi dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Ada pun 23 anggota Wantimpres lainnya adalah: Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Bambang Soesatyo, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Salim Segaf Aljufri, Anwar Iskandar, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Philip Kuncoro Wijaya, Budi Tanuwibowo, Ida Bagus Purwalaksana, Soekarwo, Jusuf Hamka, Sri Tahir, Yusuf Wanandi, Margarito Kamis, Rocky Gerung, Mohamad Hatta, Anwar Usman, Ignasius Jonan, dan Zaki Manuputty.  Jonan dan Zaki tidak hadir dalam pelantikan, tapi nama keduanya tercantum dalam Keppres sebagai anggota Wantimpres.

Baca juga : Prabowo-Mega Ketemu, Jokowi: Sangat Baik

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom RI. Keduanya diangkat berdasarkan Keppres Nomor 106/P 2026 tentang pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. 

Usai dilantik, Pratikno menyatakan, anggota Wantimpres yang baru dilantik merupakan tokoh nasional dari berbagai latar belakang, agama, dan profesi. Semuanya dinilai memiliki pengalaman dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Ini kesempatan yang luar biasa bagi kami untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pertimbangan kepada Bapak Presiden," ucap Pratikno. 

Menurutnya, keberagaman pengetahuan dan pengalaman para anggota Wantimpres menjadi modal untuk memberikan masukan kepada Presiden sesuai dengan mandat undang-undang.

Baca juga : Bahlil Makin Dipercaya Presiden

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi seluruh anggota bisa maksimal memberikan saran, masukan, dan pertimbangan kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden," ungkap mantan Rektor Universitas Gadjah Mada itu.

Hatta Rajasa menjelaskan, Wantimpres kini menjadi lembaga negara yang berada di bawah Presiden.

"Kami berusaha keras untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara dan memberikan masukan-masukan terbaik, saran-saran terbaik, dan tentu juga sebagaimana disampaikan undang-undang, nasihat terbaik kepada Bapak Presiden," ungkap mantan Ketua Umum PAN ini.

Hatta menegaskan, masyarakat tidak perlu mempertanyakan isi nasihat atau pertimbangan yang disampaikan Wantimpres kepada Presiden. Sebab, anggota Wantimpres terikat ketentuan untuk menjaga kerahasiaan negara. 

Baca juga : Temuan BPS: Beras Melimpah, Harganya Naik

"Jadi, kami tentu akan silence, apa pun yang kami sampaikan kepada Bapak Presiden," imbuh Ketua Majelis Penasihat PAN itu. 

Untuk Qodari, ia akan menjalankan tugas kesekretariatan untuk mendukung Ketua dan Wakil Ketua Wantimpres agar organisasi berjalan optimal. "Tugas Sekretaris adalah mendukung agar organisasi bisa berjalan optimal dan tentunya mendukung Bapak Ketua dan Wakil Ketua," ucapnya/

Anggota Wantimpres Sri Tahir berujar, pengangkatannya kembali menjadi anggota Wantimpres merupakan sebuah kehormatan. Sri Tahir sebenarnya telah diangkat sekitar dua tahun lalu. Akan tetapi, pelantikannya baru dilakukan pada Jumat ini. "Suatu kehormatan di bawah Bapak Presiden Prabowo," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.