RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia memperkuat promosi produk dan layanan kesehatan di pasar Oman dan kawasan Timur Tengah. Upaya itu dilakukan melalui kehadiran Paviliun Indonesia dalam Oman Health Exhibition (OHE) 2026 di Muscat, Oman, 21-23 September 2026.
Keikutsertaan Indonesia dalam pameran kesehatan terbesar di Oman tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat. Paviliun Indonesia menjadi wadah untuk memperkenalkan produk dan layanan kesehatan nasional kepada pelaku industri kesehatan di Oman dan kawasan Teluk.
Selain memperluas pasar, partisipasi Indonesia juga diarahkan untuk membuka peluang kerja sama di bidang medical tourism, health tourism, wellness tourism, serta perdagangan sektor kesehatan.
Kerja sama yang dijajaki mencakup sektor farmasi, alat kesehatan, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga layanan kesehatan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia memperkuat hubungan bilateral dengan Oman di bidang kesehatan, sejalan dengan arah pembangunan dalam Oman Vision 2040.
Baca juga : Dubes Andi Rahadian Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Sultan Oman
Pameran OHE 2026 dibuka Wakil Menteri Kesehatan Oman Ahmed bin Salim Al-Mandhari. Ia juga berkesempatan menggunting pita bersama Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Kesultanan Oman Andi Rahadian, sebagai tanda dibukanya Paviliun Indonesia.
Paviliun Indonesia diikuti tiga rumah sakit. Yakni RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Murni Teguh, dan RS Siloam.
Selain itu, lima perusahaan Indonesia dari sektor farmasi dan produk kesehatan turut ambil bagian. Mereka adalah PT Konimex, PT Raksasi Ruri Arimbi, PT Lucas Transmamin Perkasa, PT Yagi Natural Indonesia, dan PT Cinta Segara Indonesia (Bumbi).
Dubes RI untuk Oman Andi Rahadian berharap, keikutsertaan Indonesia dalam OHE 2026 dapat meningkatkan ekspor produk dan layanan kesehatan Indonesia ke pasar Oman dan kawasan Timur Tengah.
Baca juga : Dubes Andi Rahadian Serahkan Salinan Surat Kepercayaan kepada Menlu Oman
Menurutnya, partisipasi tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Oman ke Indonesia untuk kebutuhan wisata medis, wisata kesehatan, dan wisata kebugaran atau wellness.
Di sisi lain, peluang kerja sama pengembangan SDM serta penempatan tenaga kerja terampil dan profesional Indonesia di sektor kesehatan Oman juga diharapkan semakin terbuka.
“Melalui partisipasi Indonesia dalam OHE 2026 diharapkan terdapat peningkatan kerja sama bisnis secara konkret di sektor kesehatan. Termasuk perluasan pasar produk dan layanan kesehatan Indonesia kepada pelaku bisnis dan industri kesehatan di Oman maupun kawasan Teluk,” ujar Andi.
Ia menambahkan, keikutsertaan Indonesia juga diharapkan membuka peluang proyek-proyek kesehatan di Oman serta investasi Oman di sektor layanan kesehatan Indonesia.
Baca juga : Semangat Kemerdekaan RI Menyala Di Muscat, Merah Putih Berkibar Di Tanah Mutiara Arab
“KBRI Muscat terus mendorong diplomasi ekonomi di sektor kesehatan melalui sinergi bersama pemerintah dan swasta. Tujuannya, semakin meningkatkan akses pasar produk kesehatan Indonesia, memperluas jejaring bisnis, dan menghadirkan peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Oman serta negara-negara lain di kawasan Teluk,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.