BREAKING NEWS
 

Dubes Inggris Dominic Jermey Siap Sambut Indonesia Di KTT G20 Manchester

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 1 Oktober 2026 07:31 WIB
Dubes Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey. (Foto: X/DomJermey)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia menyambut delegasi Inggris dan dunia dengan hangat di Bali saat menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of 20 (G20) 2022. Tahun depan, giliran Inggris membalas keramahan tersebut di Manchester.

Pesan tersebut disampaikan Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey menjelang Presidensi G20 Inggris 2027.

“Tahun depan, Inggris dan Manchester akan menyambut Indonesia dengan hangat,” kata Dubes Jermey.

Baca juga : Diduga Pemberian Pengusaha, KPK Sita Apartemen Anggota DPRD Bengkulu

Inggris akan menjadi tuan rumah KTT Pemimpin G20 ke-22 di Manchester pada 27-28 November 2027. KTT akan digelar di Manchester Central Convention Centre, Manchester City.

Menurut Jermey, Presidensi G20 Inggris 2027 menjadi kesempatan penting untuk memperdalam Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris. Kerja sama akan diarahkan pada pertumbuhan ekonomi dan ketahanan, keamanan dan perdamaian, serta masyarakat dan sosial.

Adsense

“Sekaligus mengatasi tantangan global dan menciptakan peluang yang berarti bagi masyarakat di kedua negara kita,” ujarnya.

Baca juga : Niti Emiliana: Momentum Pemerintah Perkuat Informasi Produk

Selama dua hari KTT, Manchester akan menjadi tempat berkumpulnya para kepala pemerintahan negara-negara anggota G20. Ribuan diplomat dan delegasi organisasi internasional juga dijadwalkan hadir.

Selain KTT di Manchester, berbagai wilayah Inggris akan menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan G20 sepanjang 2027. Langkah ini diharapkan membuat manfaat dan semangat Presidensi G20 Inggris menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh negeri.

Inggris terakhir kali menjadi tuan rumah KTT G20 pada 2009. Saat itu, para pemimpin dunia berkomitmen menyediakan tambahan dana 1,1 triliun dolar AS untuk membantu perekonomian global menghadapi krisis keuangan serta memulihkan kredit, pertumbuhan dan lapangan kerja.

Baca juga : Irma Suryani Chaniago: BPOM Harus Tegas Melarang Beredar

G20 mempertemukan 19 negara dengan perekonomian terbesar dunia, termasuk Indonesia, serta Uni Eropa dan Uni Afrika. Forum ini mencakup sekitar 85 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global, 75 persen perdagangan internasional dan dua pertiga populasi dunia.

First Secretary of State Pemerintah Inggris Louise Haigh mengatakan, penyelenggaraan G20 di Manchester menjadi kesempatan untuk menampilkan berbagai hal terbaik yang ditawarkan masyarakat dan industri Inggris dari seluruh penjuru negeri.

Kepemimpinan Inggris pada G20 2027 akan menjadi momentum bagi Indonesia dan Inggris untuk melanjutkan berbagai prioritas bersama dan memperkuat kemitraan strategis kedua negara. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense