RM.id Rakyat Merdeka - Indonesian Council on World Affairs (ICWA) menyambut arah diplomasi RI yang disampaikan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir (Menlu Tata) pada 12 Oktober 2026. Usai serah terima jabatan dari Menteri Luar Negeri sebelumnya, Sugiono yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
"ICWA mencatat tiga poin penting dari arahan Menlu Tata," kata Al Busyra Basnur, Ketua Umum Dewan Eksekutif ICWA dalam keterangan pers 14 Oktober 2026.
Pertama, Kontinuitas dan Konsistensi Politik Luar Negeri. Penegasan Menlu Tata bahwa diplomasi Indonesia akan tetap berlandaskan amanat konstitusi – bebas aktif, dan melanjutkan capaian yang telah dirintis Menlu Sugiono, menunjukkan kematangan diplomasi Indonesia.
Baca juga : Pelukan Hangat Iringi Estafet Diplomasi RI
Konsistensi adalah modal kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai mitra yang dapat diandalkan.
Kedua, Diplomasi Berorientasi Kepentingan Nasional. Fokus pada diplomasi ekonomi, ketahanan pangan, hilirisasi, dan perlindungan WNI sejalan dengan kebutuhan nasional saat ini. Termasuk optimalisasi diplomasi komodita sunggulan seperti kopi melalui penguatan peran Perwakilan RI.
Ketiga, Penguatan Multilateralisme. Komitmen untuk aktif dalam reformasi tata kelola global. Pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029-2030 menegaskan peran Indonesia sebagai jembatan bagi negara-negara Global South.
Baca juga : Tata Puji Sugiono: Menteri Boleh Berganti, Arah Politik Luar Negeri RI Tetap
Apalagi Indonesia juga mencalonkan Menkes RI sebagai Dirjen WHO.
"ICWA mendukung penuh visi Menlu Tata untuk menghidupkan kembali Bandung Spirit dalam konteks rivalitas geopolitik saat ini, sebagaimana modal (diplomatic capital) yang dimiliki beliau sebagai diplomat karier berpengalaman multilateral," imbuh pernyataan itu lagi.
ICWA siap bersinergi dengan Kementerian Luar Negeri dalam memperkuat diplomasi Indonesia yang berdampak bagi rakyat.
Sentralitas ASEAN
Baca juga : Menlu Tata: Indonesia Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina
Selain menyoroti arah diplomasi yang disampaikan Menlu Tata. ICWA menyambut baik Indonesia akan mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN untuk periode 2028-2033 sesuai dengan mekanisme rotasi yang berlaku.
ICWA menaruh harapan besar agar Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat peran dan sentralitas ASEAN di bidang politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.
Indonesia juga perlu untuk meneruskan peran aktifnya di BRICS, G20, OKI dan organisasi internasional lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.