BREAKING NEWS
 

Pemilu Sela Jadi Ujian Partai Republik

Trump Nyoblos Lebih Awal

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 26 Oktober 2026 06:10 WIB
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump usai memberikan suara awal di kantor Palm Beach County Supervisor of Elections, West Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (24/10/2026). Foto: Alex Wong/Getty Images

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan hak pilihnya di sela-sela tur kampanye politik. Dia memberikan suara 10 hari lebih awal dari jadwal Pemilu sela (midterm election) pada 3 November 2026.

Uniknya, Presiden ke-47 AS ini selalu mengejek pemilih yang memberikan hak suara mereka lebih awal (early voting) dan lewat pos. Trump menilai, pemberian suara lebih awal rawan kecurangan. Meski demikian, dia dikabarkan kerap memberikan hak suara pakai pos.

Dikutip dari USA Today, Minggu (25/10/2026), Trump memberikan suara bareng Ibu Negara Melania di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Mandel Recreation Center, Palm Beach County, Florida, Sabtu (24/10/2026).

Iring-iringan mobil kepresidenan sampai di TPS pukul 15:58 petang waktu setempat. Setelah memberikan suara, Trump mengenakan stiker “I voted” di bagian kiri kerah blazernya. Mereka tampak melemparkan senyum dan menanggapi beberapa pertanyaan wartawan. Ketika ditanya apakah dia memilih kandidat Partai Republik di seluruh surat suara, Trump menjawab, “Very much so,” yang berarti kurang lebih, “Tentu saja”.

Baca juga : Bunga Citra Lestari, Kesal Digosipin Hamil Gara-gara Perut Buncit

Trump juga menyinggung sejumlah isu politik dan internasional. Termasuk perang Iran serta upaya gencatan senjata terkait konflik Rusia–Ukraina.

Melania juga turut berbicara mengenai harapannya agar gencatan senjata dapat terlaksana sesuai rencana.

Mereka meninggalkan lokasi pada pukul 16:36 waktu setempat. Trump menuju Georgia untuk melanjutkan tur kampanyenya. Melania tidak ikut.

Adsense

Seorang wartawan yang tergabung dalam tim liputan bersama mengatakan, iring-iringan Trump itu kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump untuk naik Air Force One menuju Georgia.

Baca juga : Soal Stop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Bahlil: Sudah Dipikir Matang

Air Force One tiba di Pangkalan Angkatan Udara Robins pada pukul 17.56 waktu setempat.

Trump tidak menjadi kandidat dalam Pemilu sela. Namun, hasil Pemilu paruh waktu dapat memengaruhi komposisi Partai Republik yang mengusungnya di Kongres AS dan kemampuan pemerintahannya menjalankan agenda politik.

Menjelang Pemilu sela 3 November 2026, Trump telah berkeliling ke berbagai wilayah AS untuk menggalang dukungan bagi kandidat dari Partai Republik, yang kini menghadapi tantangan politik akibat rendahnya tingkat kepuasan publik.

Trump mendesak para pendukungnya berpura-pura bahwa namanya ada dalam surat suara Pemilu sela. Hal ini diharapkan dapat memobilisasi pemilih yang mungkin sebaliknya, memilih tidak berpartisipasi dalam Pemilu sela.

Baca juga : Dorong Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Siap Guyur 31 Triliun

Dilansir NBC, lebih dari 26,7 juta orang di seluruh AS telah memanfaatkan early voting. Baik secara langsung maupun melalui pos.

Dalam Pemilu sela itu, warga AS akan menentukan komposisi baru Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan nasib 35 kursi Senat. Saat ini, Partai Republik memegang mayoritas tipis di Kongres AS. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 26 Oktober 2026 dengan judul "Pemilu Sela Jadi Ujian Partai Republik Trump Nyoblos Lebih Awal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense