BREAKING NEWS
 

Pesta Rakyat Perkawinan Abimanyu

Senin, 21 Juli 2025 06:58 WIB
DR Ki Rohmad Hadiwijoyo
Dalang Wayang Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Tewasnya tiga orang saat berebut makanan dalam acara pernikahan anak seorang pejabat, harus dijadikan wake up call bagi kita semua. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa angka kemiskinan akut masih merata di beberapa daerah. Selain itu, kerusuhan antar pengunjung membuktikan bahwa pendidikan sosial telah gagal mengubah perilaku masyarakat. Mereka rela berjubel hanya untuk berebut makanan tanpa melihat risiko yang dihadapi.

Pemimpinnya sibuk mengejar konten sensasi, Mo,” celetuk Petruk asal ngomong. Romo Semar mesem tidak mau komentar lebih jauh tentang peristiwa tewasnya tiga nyawa acara pernikahan anak pejabat. Romo Semar sedang galau dengan perilaku pemimpin yang tidak peka melihat keadaan rakyatnya. Di saat rakyat sedang susah mencari sesuap nasi, pejabat pesta pora pamer kemewahan.

Seperti biasa, Romo Semar mengawali paginya dengan secangkir kopi pahit. Camilan Sawut, singkong diparut ditaburi parutan kelapa dan gula merah menambah nikmat sarapan pagi padepokan Klampis Ireng. Kepulan asap rokok klobot membawa ingatannya ke zaman Mahabarata. Di mana, Pandawa menyelenggarakan pesta perkawinan Abimanyu dengan sederhana dan merakyat.

Baca juga : Pesta Rakyat Nikah Renggut 3 Nyawa, Ula-Putri Minta Maaf Dan Diperiksa Polisi

Kocap kacarito, Abimanyu bisa saja ndompleng ketenaran bapaknya untuk mengadakan pesta perkawinan dengan meriah. Harjuna orang tua Abimanyu terkenal memiliki jutaan penggemar dan follower. Selain sakti mandraguna, Harjuna tampan dan disukai banyak wanita. Tapi Abimanyu memilih low profile tidak mau merepotkan kawula Amarta.

Adsense

Abimanyu memilih padepokan Klampis Ireng sebagai tempat acara pernikahannya dengan Siti Sundari anak Prabu Kresna. Nuansa pedesaan sengaja dipilih untuk menunjukkan kedekatan dengan rakyat. Sedangkan Semar ditunjuk sebagai pamong dan wali perkawinan dari pihak Pandawa.

Perkawinan politik antara kerajaan Amarta dan Dwarawati bisa saja diselenggarakan di istana kerajaan Dwarawati dengan mengundang banyak tamu dari kerajaan lain. Namun hal ini tidak dilakukan Prabu Kresna sebagai raja Dwarawati. Kresna menghormati pilihan Abimanyu.

Baca juga : Perpusnas Gelar Rangkaian Kegiatan Peringatan 2 Abad Perang Jawa

Perkawinan Abimanyu dan Siti Sundari ditentang oleh Parbu Duryudana. Sebagai raja Hastina, Duryudana berkepentingan melamar Siti Sundari untuk dikawinkan dengan anaknya yaitu Lesmana Mandrakumara. Duryudana berniat menggagalkan perkawinan Abimanyu dengan mengutus Prabu Baladewa ke Kerajaan Dwarawati.

Prabu Baladewa minta kepada Kresna untuk membatalkan perkawinan Siti Sundari dengan Abimanyu. Namun keputusan Kresna tidak berubah, walaupun Baladewa adalah kakaknya sendiri. Keputusan Kresna membuat marah Baladewa dan para Kurawa. Terjadilah perang tanding antara pasukan Kurawa dan Dwarawati. Pasukan Kurawa berhasil dipukul mundur oleh pasukan Dwarawati dan Amarta.

“Dalam urusan jodoh, yang namanya derajat dan pangkat tidak berarti Mo,” sela Petruk membuyarkan lamunan Romo Semar. “Betul, Tole. Modal atau pawitan orang berumah tangga adalah bersatunya dua hati untuk saling mencintai," jawab Romo Semar pendek. “Jadi ukuran sebuah perkawinan bukan meriah tidaknya acara pesta. Tapi bagaimana menyatukan naluri dan nurani untuk memperkokoh sakralnya sebuah perkawinan tersebut," papar Romo Semar sambil ngeloyor pergi. Oye

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense