BREAKING NEWS
 

Tak Cuma Kandungan, Ini Pentingnya Mengetahui Asal Susu Formula

Reporter : MERRY APRIYANI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 13 Agustus 2026 20:14 WIB
Fasilitas produksi FEIHE sebagai bagian dari ekosistem terintegrasi yang mendukung keterlacakan sumber susu serta pengendalian kualitas dari bahan baku hingga produk akhir. (Foto: AceKid)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memilih susu formula untuk anak tidak cukup hanya dengan membaca kandungan yang tertera pada kemasan. Protein, DHA, AA, vitamin, mineral, hingga gula memang perlu diperhatikan, namun ada hal lain yang kerap luput dari perhatian orang tua, yakni asal susu dan proses pengolahannya hingga menjadi produk siap konsumsi.

Kualitas susu formula tidak hanya ditentukan oleh kandungan akhirnya, tetapi juga perjalanan bahan baku sejak dari peternakan, kondisi dan kesehatan sapi, kualitas pakan, proses pemerahan, pengangkutan, hingga pengolahan dan pengendalian mutu.

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial Rini Sekartini mengatakan orang tua sebaiknya melihat susu formula secara lebih menyeluruh dan tidak hanya terpaku pada klaim yang tercantum di bagian depan kemasan.

“Informasi tersebut tentu penting, tetapi kualitas suatu produk sebaiknya juga dipahami dari transparansi sumber bahan bakunya, bagaimana susu diproses, serta bagaimana kualitasnya dikendalikan pada setiap tahap,” ujar Rini dalam siaran persnya, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, pengelolaan bahan baku dan proses produksi yang terintegrasi berperan dalam menjaga kualitas dan keamanan produk secara konsisten, mulai dari sumber hingga menjadi produk akhir.

Baca juga : Bungkus Permen Susu China White Rabbit Kini Jadi Bintang Medsos

Sumber susu menjadi salah satu titik awal yang perlu dicermati, termasuk kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, serta konsistensi pengelolaannya sebelum bahan baku masuk ke fasilitas produksi.

Ekosistem produksi yang terintegrasi memungkinkan proses mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu saling terhubung. Sistem tersebut juga mendukung keterlacakan bahan baku dan penerapan standar kualitas di setiap tahapan.

Setelah diperah, susu masih harus melewati serangkaian proses sebelum menjadi susu formula. Mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengujian kualitas, hingga pengemasan, seluruh tahapan membutuhkan standar produksi dan pengendalian mutu.

Adsense

Salah satunya adalah pemanasan untuk menjaga keamanan mikrobiologis. Namun, intensitas pemanasan juga perlu dikelola secara tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen susu.

Pemanasan dapat memicu reaksi Maillard, yakni reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science menunjukkan peningkatan intensitas pemanasan awal pada susu bubuk dan susu rekonstitusi berkaitan dengan meningkatnya sejumlah indikator reaksi Maillard.

Baca juga : PT BAg Salurkan Beasiswa untuk Siswa Ring 1 PLTU Pangkalan Susu

“Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten,” kata Rini.

Berangkat dari pentingnya transparansi tersebut, AceKid mengusung kampanye #CekTransparansiAceKid melalui inisiatif Ace Fresh Journey: Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik.

Kampanye ini mengajak orang tua memperluas kebiasaan membaca label, bukan hanya melihat kandungan, tetapi juga mencari tahu sumber bahan baku, perjalanan susu, proses pengolahan, hingga sistem pengendalian kualitasnya.

AceKid menyebut menggunakan susu segar sebagai komposisi utama melalui One-Step Fresh Process, yakni pengolahan susu segar secara langsung menjadi formula dalam satu tahap proses produksi.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari ekosistem produksi terintegrasi FEIHE yang mencakup pengelolaan peternakan, kesehatan dan pakan sapi, pemerahan, pengangkutan, hingga fasilitas pengolahan. Sistem ini ditujukan untuk mendukung keterlacakan bahan baku sekaligus menjaga konsistensi kualitas dan keamanan produk.

Baca juga : Dukung Program MBG, Aliansi Asta Cita Luncurkan Gerakan Minum Susu

Pada akhirnya, ada tiga hal yang dapat dicermati orang tua sebelum menentukan susu formula. Pertama, bahan utama, termasuk mengetahui komposisi dan bahan tambahan yang digunakan; kedua, sumber susu, untuk mengetahui asal bahan baku dan bagaimana pengelolaannya; serta ketiga, proses dan pengendalian kualitas, mulai dari standar produksi, pengujian, hingga keterlacakan bahan baku.

Jadi, memilih susu formula bukan sekadar membandingkan sederet kandungan di bagian depan kemasan. Ada “cerita di balik susu” yang juga layak diketahui, mulai dari mana bahan bakunya berasal hingga bagaimana kualitas dan keamanannya dijaga.

Semakin transparan informasi yang tersedia, semakin lengkap pula pertimbangan orang tua sebelum menentukan susu formula untuk anak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense