Dark/Light Mode

GKSI Siap Dukung MBG lewat Penyerapan Susu Segar Peternak Lokal

Sabtu, 20 Juni 2026 18:41 WIB
Foto: GKSI.
Foto: GKSI.

RM.id  Rakyat Merdeka - Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) menegaskan komitmennya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan penyerapan susu segar dari peternak lokal.

Program tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor persusuan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah rakyat.

Ketua Umum GKSI Dedi Setiadi mengatakan, koperasi persusuan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan produksi susu nasional dan memperkuat ketahanan pangan.

Menurutnya, penguatan kelembagaan koperasi menjadi salah satu kunci dalam menghubungkan peternak dengan kebutuhan pangan masyarakat yang terus meningkat.

“Program MBG merupakan peluang besar untuk meningkatkan pemanfaatan susu segar dalam negeri sekaligus memperluas pasar bagi peternak rakyat. Karena itu, koperasi harus diperkuat agar mampu menjadi penghubung yang efektif antara peternak dan kebutuhan pangan nasional,” ujar Dedi.

Baca juga : Indo Livestock 2026 Satukan Ratusan Pelaku Industri Perkuat Peternakan Nasional

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor persusuan, termasuk ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dedi menekankan pentingnya langkah pencegahan yang terintegrasi.

Upaya tersebut mencakup vaksinasi rutin, penerapan biosekuriti kandang, pengawasan lalu lintas ternak, peningkatan kebersihan lingkungan peternakan, serta penyediaan pakan berkualitas.

Menurutnya, kesehatan ternak merupakan faktor fundamental dalam menjaga produktivitas sapi perah dan keberlanjutan pasokan susu segar nasional.

Karena itu, pengendalian penyakit ternak harus menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan.

GKSI memandang Program MBG sebagai peluang untuk memperkuat ekosistem persusuan nasional berbasis koperasi.

Baca juga : Presiden Palestina Puji Dukungan Indonesia, Prabowo Tegaskan Solusi Dua Negara

Melalui peningkatan penyerapan susu segar lokal, program ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi peternak sehingga mendorong peningkatan kualitas produksi dan pengembangan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan.

“Ketika peternak memperoleh kepastian pasar, mereka akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas susu, menjaga kesehatan ternak, dan memperbaiki manajemen usaha. Pada akhirnya, hal itu akan berdampak positif terhadap produktivitas dan daya saing sektor persusuan nasional,” katanya.

Selain menghimpun dan menyalurkan produksi susu peternak, koperasi juga memiliki fungsi strategis dalam pengujian kualitas susu, penyediaan sarana produksi, layanan kesehatan hewan, pendampingan teknis, hingga penguatan akses pemasaran.

Peran tersebut menjadikan koperasi sebagai instrumen utama dalam pemberdayaan peternak rakyat. Lebih lanjut, Dedi menilai dukungan terhadap Program MBG sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Susu segar lokal merupakan sumber protein hewani, kalsium, serta berbagai zat gizi penting yang dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok usia produktif.

Baca juga : Kedaulatan RI Menjadi Tantangan Strategi Penyelenggaraan Manajemen Pemerintahan

Karena itu, peningkatan produksi susu dalam negeri dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

GKSI juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, koperasi, peternak, industri pengolahan susu, BUMN pangan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan optimal.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan penyerapan susu segar lokal berlangsung secara berkelanjutan dengan tetap memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Dengan dukungan seluruh pihak, GKSI optimistis Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi rakyat melalui penguatan sektor peternakan sapi perah dan koperasi persusuan nasional.

Program ini diharapkan menghadirkan manfaat berkelanjutan, baik bagi masyarakat sebagai penerima manfaat maupun bagi peternak lokal sebagai tulang punggung industri susu nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.