Sebelumnya
Kepala Seksi Sumber Daya Manusia Kesehatan Sudinkes Jaksel, Dina Nurdjannah mengatakan, jumlah target tersebut sesuai dengan data yang sudah diberikan pihak Posyandu dan puskesmas.
Dina menjelaskan, pihaknya menargetkan pemberian vaksin polio mencapai 100 persen. Target itu sesuai jumlah sasaran PIN Polio dengan IP vaksin 40 atau satu vial vaksin untuk 40 anak.
Dia berharap, adanya kegiatan ini mampu melindungi anak-anak dari virus yang menyerang sistem saraf. Sehingga bisa mencegah penyakit kelumpuhan. Menurutnya, Sudinkes Jaksel menjamin keamanan penyimpanan vaksin untuk PIN Polio sesuai Prosedur Operasi Standar (Standard Operating Procedure/SOP).
“Sesuai SOP, keamanan vaksin untuk PIN Polio disimpan dalam suhu minus 25 hingga minus 15 derajat celcius,” jelasnya.
Baca juga : Rekrut Paul Goerge Di NBA , Sixers Percaya Diri Tinggi
Vaksin saat dibawa ke pos imunisasi PIN, paparnya, menggunakan wadah penyimpanan vaksin yang diisi kantong pendingin dalam keadaan beku sesuai standar.
Praktisi Kesehatan Ngabila Salama menyebut, PIN Polio cukup penting untuk memutus mata rantai penularan polio di Indonesia. Dia bilang, dalam dua tahun terakhir terdapat 43 kasus positif polio ditemukan di seluruh daerah Indonesia.
“Hasil positif polio ditemukan dari pemeriksaan tinja. 11 di antaranya bergejala, dan 32 anak lainnya normal. Polio tidak dapat disembuhkan, belum ada obatnya, dan bisa menyebabkan lumpuh seumur hidup atau kematian akibat lumpuhnya otot pernafasan,” jelas Ngabila, Selasa (23/7/2024).
Pada PIN Polio, seluruh anak usia 0-7 tahun akan diberikan nOPV2 alias novel oral polio vaccine untuk menghindari infeksi virus polio tipe 2. Vaksin ini hanya diberikan pada PIN Polio atau saat merespons KLB di suatu daerah.
Baca juga : Ekonomi RI Dijempolin Bank Dunia
“Vaksinnya aman, hukum fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mubah, berkualitas dan hampir tidak ada efek samping yang dilaporkan,” ujarnya.
Dijelaskan Ngabila, pemberian imunisasi ini tanpa melihat status vaksinasi sebelumnya. Vaksin dapat diberikan berbarengan dengan jadwal imunisasi lainnya, tidak perlu ada jeda waktu pemberian PIN Polio dengan vaksin lain.
Karena itu, dia mengimbau para orangtua, tidak termakan informasi hoax dari para antivaksin.
“Jangan sia-siakan kesempatan anak untuk mendapat perlindungan tambahan ini,” pungkasnya.
Baca juga : Gibran Sodorkan Nasi Putih, Ayam, Sayur, Pisang dan Susu
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 25 Juli 2024 dengan judul Cegah Penularan Virus Syaraf, Vaksinasi Polio Bidik 1,2 Juta Anak Jakarta
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.