RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus memperhatikan betul kompetensi kader Dasawisma. Sebab, mereka menjadi ujung tombak dalam pendataan warga. Hasil kerja mereka menjadi acuan dalam pemberian bantuan sosial.
Dasawisma adalah kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang membantu kelurahan/desa dan ketua Tim Penggerak PKK melaksanakan programnya.
Di Jakarta, Dasawisma PKK rutin membantu pendataan, seperti mengecek ke rumah warga (door to door) untuk memastikan kependudukannya. Dasawisma juga membantu mengantisipasi timbulnya penyakit yang membahayakan keluarga, terutama pada anak-anak.
Baca juga : Munas Golkar Digelar Besok, Bahlil Berpeluang Terpilih Aklamasi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Basri Baco berharap, Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta memperketat syarat dan kualifikasi dalam perekrutan kader Dasawisma.
Tujuannya, agar hasil pendataan yang dilakukan oleh kader Dasawisma akurat ketika digunakan untuk kebutuhan bantuan sosial ataupun kebutuhan instansi lain.
“Perekrutan kader Dasawisma harus lebih ketat. Dibikin aturan, misalnya bukan keluarga pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Background pendidikannya juga diperhatikan, sehingga hasil kerja mereka benar-benar akurat,” kata Baco dalam rapat pembahasan Perubahan APBD Tahun 2024, Sabtu (10/8/2024).
Baca juga : Buka Munas IV Hanura, OSO Teguhkan Komitmen Majukan Daerah
Kader Dasawisma dalam menjalankan tugas bertanggung jawab terhadap data 7 sampai 10 keluarga.
Selain sistem perekrutan yang selektif, Baco juga meminta Dinas PPAPP membuat sistem data yang terhubung secara online ke dinas-dinas terkait. Apalagi, Jakarta akan menjadi kota global.
“Jadi hanya ada satu data. Ini kan kadang beda-beda. Saya berharap ini jadi fokus kita,” harapnya.
Baca juga : Bebas Bersyarat, Jessica Sulit Berkata-kata
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta Neneng Hasanah mengusulkan agar ada penambahan upah atau anggaran operasional buat kader Dasawisma.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.