BREAKING NEWS
 

Kebakaran Sering Terjadi Di Jakarta

RSUD Tarakan Siapin Layanan Luka Bakar

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 17 September 2024 06:50 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2024). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Selain itu, bagian dari masterplan pengembangan layanan Dinkes DKI Jakarta. Pengembangan layanan luka bakar akan menangani tingginya prevalensi luka bakar, penanganan spesifik dan multidisiplin, mengurangi morbiditas dan mortalitas pada kasus luka bakar, pengendalian infeksi dan peningkatan kapasitas layanan kesehatan.

Ani menjelaskan, unit layanan luka bakar terpadu di RSUD Tarakan ini memiliki fasilitas ruang rawat inap, ruang operasi atau Operatie Kamer (OK), In­tensive Care Unit (ICU) dan fasilitas isolasi yang diperuntuk­kan bagi pasien dengan kasus disertai infeksi yang dibuat dalam satu klaster. Sehingga kecepatan dalam menangani kasus pasien luka bakar dapat direspons dengan cepat.

“Kapasitas layanan rawat inap luka bakar ada 12 tempat tidur, 1 OK dan 2 ICU,” pungkasnya.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengungkapkan, 514 kebakaran di Jakarta diduga dipicu oleh be­berapa faktor. Yakni, korsleting instalasi listrik (272 kejadian), penggunaan kompor gas (69 kejadian), membakar sampah (67 kejadian), puntung rokok (25 kejadian), penggunaan lilin (2 ke­jadian) dan lainnya (79 kejadian).

Baca juga : Ac Milan Vs Liverpool, Adu Taktik Dua Pelatih Baru

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengimbau, seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi potensi kebakaran selama musim kema­rau. Karena, saat musim kema­rau suhu panas meningkat dan memicu terjadinya kebakaran yang hebat.

Untuk mencegah kebakaran, Satriadi menyarankan warga untuk selalu memeriksa dan memperbaiki instalasi listrik, memastikan instalasi listrik dalam kondisi yang baik, ti­dak membakar sampah, tidak meninggalkan api saat kondisi menyala dan tanpa pengawasan, tidak membuang puntung sem­barangan dan pastikan puntung rokok benar-benar mati sebe­lum dibuang.

“Pastikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) selalu tersedia sebagai tindakan penanganan awal jika terjadi kebakaran,” ingat Satriadi.

Dalam menghadapi peningkatan risiko kebakaran di musim kemarau, Dinas Gulkarmat menggalakan beberapa program kegiatan. Seperti, sosial­isasi mencegah kebakaran dan simulasi evakuasi kebakaran. Selama Juli-Agustus 2024 sudah dilakukan 3.234 kegiatan ini se­cara intensif di berbagai wilayah di Jakarta, khususnya wilayah rawan kebakaran.

Baca juga : Tennis Davis Cup 2024, Kanada Kandaskan Inggris

“Program kegiatan ini bertu­juan untuk memberikan edukasi dan informasi, serta mengimbau masyarakat mengenai tindakan preventif yang dapat dilakukan demi mengurangi potensi keba­karan,” ucap Satriadi.

Dengan kondisi cuaca di musim kemarau yang kering, lanjut dia, risiko kebakaran akan terus meningkat. Untuk itu, peran ak­tif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran sangatlah penting.

Jika terjadi kebakaran atau situasi darurat, Satriadi mengimbau warga segera hubungi layanan Jakarta Siaga 112, mendatangi pos pemadam ke­bakaran terdekat, atau melalui Aplikasi JAKI.

“Layanan Pemadam Jakarta gratis dan kami siap melayani 24 jam,” tandasnya.

Baca juga : Mantan Ketua KPK Dipilih Jadi Panelis

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 17 September 2024 dengan judul Kebakaran Sering Terjadi Di Jakarta, RSUD Tarakan Siapin Layanan Luka Bakar

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense