RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjamin ketersedian bahan pangan aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Harga bahan pangan juga stabil.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, stok beras sangat memadai selama tiga hingga empat bulan ke depan. Bulog juga memiliki stok selama enam bulan ke depan.
Pihaknya juga memperhatikan beberapa variabel lain yang mungkin menyumbang inflasi di daerah.
Baca juga : Laga Lanjutan Basket NBA, Knicks Hempaskan Raptors
“Kami berharap inflasi terjaga dan memenuhi target nasional sebesar 2,5 persen ± 1 persen pada tahun 2024. Alhamdulilah, inflasi masih terkendali dan kami akan terus berupaya menjaganya,” kata Teguh di acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2024).
Teguh mengapresiasi TPID, Satgas Pangan dan semua stakeholder terkait terhadap upaya yang telah dilakukan dalam pengendalian inflasi.
“Insya Allah, kami siap bersinergi agar inflasi Jakarta tetap terkendali. Semoga di bawah rata-rata nasional,” harapnya.
Baca juga : Borussia Dortmund Vs Barcelona, Berebut Tiga Besar
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jakarta Arlyana Abubakar menjelaskan, inflasi selama November 2024 terkendali dalam sasaran 1,58 persen dibanding tahun sebelumnya.
Lima komoditas utama penyumbang inflasi Jakarta secara bulanan, yaitu bawang merah, tomat, emas perhiasan, daging ayam ras dan minyak goreng.
“Secara tahunan, lima komoditas utama penyumbang inflasi Jakarta, yaitu emas perhiasan, beras, kue kering berminyak, sewa rumah dan upah asisten rumah tangga,” jelasnya.
Baca juga : Maria Theodore, Ogah Memaafkan Perselingkuhan
Menurutnya, TPID Jakarta melakukan strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi dan Komunikasi efektif) untuk pengendalian inflasi.
Arlyana bilang, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan, antara lain melaksanakan kerja sama antardaerah, menggelar kegiatan pasar murah, urban farming, publikasi informasi terkait inflasi di media sosial dan media massa. Serta penjualan produk pangan melalui berbagai kanal toko ritel.
Sinergi dan kerja sama pengendalian juga senantiasa dilakukan dengan Kementerian/ Lembaga, Bank Indonesia, Bulog, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan serta pemangku kepentingan lain untuk mengendalikan inflasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.