BREAKING NEWS
 

Waspada, Ini 21 Kecamatan Rawan Longsor Di Jakarta

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 6 Februari 2025 12:48 WIB
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat waspada potensi tanah longsor di 21 kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada bulan ini. 

Peringatan ini dikeluarkan menyusul prakiraan curah hujan yang diprediksi akan lebih tinggi dari normal, yang dapat memicu pergerakan tanah di beberapa wilayah tersebut. 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menjelaskan, potensi pergerakan tanah ini disusun berdasarkan analisis antara peta zona kerentanan gerakan tanah dan peta prakiraan curah hujan bulanan. 

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa daerah di DKI Jakarta termasuk dalam zona kerentanan menengah hingga tinggi terhadap gerakan tanah. 

“Beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah hingga tinggi. Zona menengah berisiko mengalami gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama di daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lerengnya mengalami gangguan. Sementara di zona tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” ujar Isnawa dalam keterangan resminya, Kamis (6/2/2025). 

Berikut adalah 21 kecamatan yang berpotensi mengalami pergerakan tanah di Jakarta pada Februari 2025: 

• Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat 

• Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat 

Baca juga : Ini 3 Pemain Yang Selangkah Lagi Jadi WNI

• Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan 

Adsense

• Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan 

Baca juga : Puan: Beri Kesempatan Pemerintah Sempurnakan Program Makan Gratis

• Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan 

• Kecamatan Cakung, Jakarta Timur 

• Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur 

• Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur 

• Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur 

• Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur 

• Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur 

• Kecamatan Makasar, Jakarta Timur 

Baca juga : Drainase Buruk Perparah Banjir Di Jakarta

• Kecamatan Matraman, Jakarta Timur 

• Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur 

• Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur 

Isnawa Adji juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bangunan roboh, yang sering kali dipicu oleh cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang. Fenomena ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada bangunan yang telah tua atau tidak terawat dengan baik, apalagi jika disertai pergeseran tanah. 

"Masyarakat perlu memperhatikan kondisi bangunan mereka, terutama yang sudah tua atau rusak, dan segera melakukan perbaikan atau penguatan struktur agar tidak menimbulkan bahaya," tambahnya. 

Peringatan ini menjadi lebih relevan mengingat musim hujan yang sedang berlangsung dan kemungkinan peningkatan intensitas curah hujan pada Februari. BPBD DKI Jakarta pun mengimbau kepada para lurah dan camat untuk selalu memantau kondisi lingkungan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai potensi bahaya longsor dan bangunan roboh. 

BPBD DKI Jakarta meminta agar seluruh lapisan masyarakat tetap waspada, terutama di daerah yang rawan longsor dan bangunan yang tidak terawat. Selain itu, pihak pemerintah daerah juga akan terus memperkuat upaya mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem dan pergerakan tanah. 

“Penting bagi semua pihak untuk tetap siaga dan bekerja sama dalam menjaga keselamatan, serta melakukan langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk mengurangi risiko bencana,” pungkas Isnawa Adji.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense