RM.id Rakyat Merdeka - Kalangan pekerja yang menggantungkan hidup di Pantai Indah Kapuk (PIK) berharap polemik Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk (PIK) tidak membuat mereka menjadi korban.
Mereka berharap program tersebut terus berjalan, sehingga bisa membuka lapangan kerja.
“Kami orang kecil cuma bisa berharap agar masalah ini tidak membuat kami jadi kehilangan lapangan kerja. Ini kan pertarungan mereka yang punya kuasa, kalau kami cuma tidak ingin kami semua tidak jadi pengangguran,” kata salah seorang pekerja di kantor perusahaan swasta di PIK2, Rahmat Halim.
Dijelaskannya, ia baru dua tahun bekerja setelah sebelumnya susah payah mengajukan lamaran ke berbagai kantor.
“Sekarang sudah mulai baikan, bisa cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi kok kemudian ada isu penghentian PSN PIK. Nasib kami gimana lagi?” ungkap Rahmat.
Baca juga : Soal Penghematan Anggaran, Siapakah Raja Kecil yang Berani Melawan Presiden
Perdebatan soal PSN PIK banyak yang tidak dipahami Rahmat. Tapi menurutnya, persoalan itu tidak terlepas dari para pihak yang berkepentingan terhadap PSN PIK.
Baik itu LSM maupun orang-orang yang ingin mendapatkan proyek PSN PIK.
“Tapi efeknya justru nasib kami yang jadi terancam,” sesal Rahmat.
Warga Teluk Naga ini juga menambahkan, warga di kapungnya juga cukup terganggu dengan isu ini. Karena di antara warga justru saling curiga.
“Jadi nggak enak suasananya. Apalagi juga ada demo-demo yang justru banyak orang luar wilayah pesisir yang demo,” kisahnya.
Baca juga : Kurangi Jumlah Pengangguran, Pemerintah Diminta Buka Lapangan Kerja Baru
Security di salah satu kantor di kawasan PIK 2, Maswi, berharap isu penghentian PSN PIK tidak membuatnya kehilangan pekerjaan.
“Untuk nyari kerjaan sekarang kan susah juga, ya khawatir juga (kehilangan pekerjaan),” kata Maswi.
Dijelaskannya, ia sekarang ini menjadi tumpuan yang menghidupi keluarganya. Sehingga ia khawatir juga jika isu penghentian PSN PIK2 akan berdampak pada mata pencahariannya.
Maswi mengaku tidak tahu menahu persoalan PSN PIK2. Ia hanya tahu jika keberadaan PIK2 telah memberi manfaat bagi warga yang membutuhkan mata pencaharian.
“Kalau yang begitu-begitu biar orang atas saja, saya cuma sekuriti yang jaga keamanan,” ungkap warga Pakuhaji, Tangerang tersebut.
Baca juga : Demi Keselamatan, Jangan Pangkas Anggaran Pemeliharaan Jalan
Diakui Maswi, keberadaan PIK2 telah membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekelilingnya. Menurutnya, banyak tetangga maupun teman, yang juga bekerja di PIK2.
“Ya banyak yang kerja di sini,” tandas Maswi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.