BREAKING NEWS
 

Banjir Jakarta Surut, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Hujan Lebat Hingga 11 Maret

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Jumat, 7 Maret 2025 17:03 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir yang melanda Jakarta akibat hujan deras, Selasa (4/3/2025) akhirnya surut sepenuhnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengonfirmasi hingga Jumat (7/3/2025) pukul 11.00 WIB, tidak ada lagi genangan air yang tersisa di seluruh wilayah Jakarta. 

“Sudah tidak ada,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi Jumat (7/3/2025). 

BPBD kini tengah melakukan pembersihan sisa-sisa banjir di beberapa kawasan, terutama di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, yang terdampak cukup parah selama kejadian tersebut. 

"Sejak banjir surut, kami fokus pada kerja bakti di Kelurahan Cawang, yang mengalami genangan cukup dalam," tambah Yohan. 

Baca juga : LBH Jakarta: Superioritas Penyidikan Berimbas Buruk Bagi Pemenuhan Hak Tersangka

Namun, meski banjir sudah surut, BPBD tetap mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi hujan susulan. 

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi nomor telepon 112, layanan darurat yang tersedia 24 jam jika menghadapi situasi darurat," ungkap Yohan. 

Banjir yang terjadi pada 4 Maret 2025 disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dan luapan air dari sungai-sungai besar, seperti Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, dan Kali Ciliwung. Selain itu, aliran air dari wilayah hulu juga memperburuk kondisi banjir di Jakarta. BPBD mencatat, sebanyak 105 Rukun Tetangga (RT) dan lima ruas jalan terendam banjir. 

Adsense

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menginstruksikan pembukaan beberapa pintu air untuk memperlancar aliran air dan mengurangi beban pada wilayah terdampak. 

Baca juga : Gandeng Pemprov Jakarta, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir

"Saya sudah meminta Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bu Ika, untuk membuka pintu-pintu air guna mengurangi beban, terutama di wilayah Ciliwung," kata Pramono setelah meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan 4 Maret. 

Meski banjir telah surut, BPBD mengimbau warga untuk mewaspadai potensi hujan ekstrem yang diperkirakan akan terjadi hingga 11 Maret 2025. Hal ini sesuai dengan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai cuaca buruk yang dapat memicu bencana alam. 

"Berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG, beberapa faktor atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik dan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), akan memperkuat pertumbuhan awan hujan di Jakarta hingga 11 Maret," tulis BPBD dalam akun Instagram resminya @bpbdjakarta. 

Warga juga diminta untuk terus memantau tingkat ketinggian air melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel dan memanfaatkan aplikasi JAKI untuk melaporkan potensi genangan atau banjir. Informasi terkini tentang banjir juga dapat diakses melalui situs pantaubanjir.jakarta.go.id. 

Baca juga : Banjir Bekasi Belum Surut, Warga Butuh Bantuan Mendesak

Gubernur Pramono Anung juga mengingatkan warga agar tetap waspada dan tidak lengah meskipun banjir telah surut. 

"Sebagai informasi, BMKG memperkirakan curah hujan tinggi akan kembali terjadi antara 11 hingga 20 Maret 2025. Kami harap warga tetap tenang, namun tidak boleh lengah," kata Pramono setelah meninjau warga terdampak banjir di GOR Otista, Jakarta Timur, (5/3/2025). 

Pramono juga menegaskan bahwa Pemprov Jakarta akan berupaya semaksimal mungkin untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana. 

"Pemprov Jakarta akan terus melakukan langkah-langkah antisipasi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense