BREAKING NEWS
 

Si Jago Merah Ngamuk Lagi, 5 Orang Tewas

Pencegahan Kebakaran Di Jakarta Dikebut Dong

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Selasa, 22 Juli 2025 06:50 WIB
Warga menyaksikan sisa-sisa kebakaran di Jalan Kutilang, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025). (Foto: NG Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Si Jago Merah ngamuk lagi di Jakarta. Dalam waktu dua hari, terjadi dua peristiwa kebakaran dengan korban 5 orang meninggal dunia. Program pencegahan kebakaran harus dikebut untuk mencegah musibah itu terjadi kembali.

Kebakaran di Jalan Kuti­lang, Kelurahan Bukit Duri, Ke­camatan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025), sekitar pukul 06.21 WIB, mengakibatkan em­pat anak meninggal dunia.

Kemudian, kebakaran di Muara Baru Raya, Blok J, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/7/2025), sekitar pukul 9.10 WIB, merenggut satu korban jiwa.

Baca juga : Temui Jokowi Dan Hadiri Kongres PSI, Prabowo Sangat Sayang Gajah

Silih bergantinya kebakaran yang merenggut korban jiwa ini, menjadi sorotan Anggota De­wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Kevin Wu.

“Ini adalah pengingat keras bahwa penanganan dan pence­gahan kebakaran di Jakarta perlu ditingkatkan secara serius,” kata Kevin kepada Rakyat Merdeka, Senin (21/7/2025).

Apalagi, lanjutnya, baru pada pertengahan Juli 2025 saja, sudah tercatat 922 kejadian kebakaran di Jakarta. “Kebakaran bukan hanya bencana teknis, tapi juga soal edukasi dan kesigapan. Semua pihak harus bekerja bersama, agar Jakarta lebih aman dari ancaman kebakaran,” ujarnya.

Baca juga : Belum Terbitkan Surat DPO, Kejagung Harap MRC Kooperatif

Karena itu, Kevin mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera mempercepat distribusi dan pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) di seluruh Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW).

Lalu, melakukan inspeksi ru­tin instalasi listrik di pemukiman padat. Kemudian, membangun pos Pemadam Kebakaran (Dam­kar) di kelurahan yang belum memilikinya, dan memanfaatkan teknologi seperti sensor asap serta drone di wilayah padat penduduk.

Yang tidak kalah penting, sarannya, memperkuat koordinasi antara Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI, Perusahaan Listrik Negara (PLN), kelurahan-kelurahan dan masyarakat.

Adsense

Baca juga : Prabowo Tancap Gas Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Sebagai informasi, mayoritas penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, kebocoran gas, pembakaran sampah, dan kelalaian warga.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense