BREAKING NEWS
 

Susun Roadmap AI, Pemprov Jakarta Gandeng AI3 Dan Boston Consulting Group

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Minggu, 27 Juli 2025 11:03 WIB
Foto: AI3

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus menunjukkan komitmennya membangun kota yang modern, efisien, dan inklusif melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Bertempat di Balai Kota Jakarta, Pemprov DKI bersama AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative) dan Boston Consulting Group (BCG) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penyusunan Roadmap Implementasi Artificial Intelligence di Jakarta” pada Kamis (24/7/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, jajaran BCG Indonesia seperti Harish Koundinya, Haikal Siregar, Lenita Tobing, Hamno Steggman, serta perwakilan AI3. Kegiatan ini menjadi langkah awal strategis dalam menyusun roadmap AI Jakarta yang inklusif dan berdampak langsung bagi warga, aparatur sipil negara (ASN), dan pelaku usaha.

Baca juga : Karding Gandeng UPI Dirikan Migrant Center

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa AI bukan hanya teknologi canggih, melainkan alat yang dapat memberikan manfaat nyata jika digunakan tepat guna. "Prinsipnya sederhana; Data-Pola-Mesin-Kesejahteraan Masyarakat. Jakarta harus siap menjadi kota yang tidak hanya cepat beradaptasi dengan AI, tetapi juga menjadikan AI sebagai penggerak utama kesejahteraan,” ujar Pramono.

Salah satu fokus utama diskusi adalah optimalisasi sistem transportasi. Pramono menyebutkan Jakarta saat ini memiliki 65 titik Intelligent Traffic Control System (ITCS), sementara kebutuhan ideal mencapai 320 titik.“ITCS akan menjadi tulang punggung dalam mengubah wajah transportasi Jakarta dan membawa kita keluar dari daftar kota termacet dunia,” tambahnya.

Adsense

Dalam paparannya, BCG menilai AI berpotensi besar mendorong aktivitas bisnis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat pertukaran informasi, hingga memperkaya pengalaman budaya. Untuk Jakarta, ada sembilan area prioritas penerapan AI, yaitu: keamanan publik, mobilitas dan lalu lintas, perumahan, air dan lingkungan, layanan publik serta partisipasi warga, pengembangan wilayah, limbah dan sanitasi, layanan pendidikan, dan layanan kesehatan.

Baca juga : Warga Diminta Waspada, Pemprov DKI Jakarta Sigap Tangani Banjir

Pendiri AI3, Sony Subrata, menyampaikan bahwa AI3 merupakan lembaga think-tank non-profit yang mengadvokasi pentingnya peran AI di berbagai lembaga pemerintah.“Kami melihat langsung komitmen dan kesiapan Pemprov Jakarta di bidang teknologi ini,” ujar Sony.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Pramono Anung yang dianggap bisa menjadi contoh bagi daerah lain. “AI tidak bisa hanya didelegasikan kepada staf IT atau menjadi tanggung jawab tim pusdatin. AI harus dipimpin langsung dari level teratas karena ini teknologi transformatif yang dapat mengubah seluruh aspek organisasi dan meningkatkan layanan publik secara menyeluruh,” ujarnya.

FGD ini juga menghadirkan sesi visioning partisipatif dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok: warga, ASN, dan pelaku usaha. Setiap kelompok berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi serta merumuskan dua solusi prioritas berbasis AI.

Baca juga : Anggota DPRD Desie Minta Pemprov Jakarta Perhatikan Budaya Minang

“Kami yakin penerapan AI di Jakarta akan meningkatkan produktivitas staf Pemprov, memperbaiki efisiensi organisasi, serta memunculkan berbagai gagasan baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Potensi manfaat AI di pemerintah pusat maupun daerah sangat luar biasa,” tutup Sony.

Sebagai informasi, AI3 adalah platform kolaboratif yang mempertemukan spesialis AI, akademisi, konsultan, dan pembuat kebijakan untuk mengidentifikasi serta menerapkan teknologi AI mutakhir guna mengoptimalkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor publik maupun swasta di Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense