BREAKING NEWS
 

Masih Ada Kepulan Asap, Damkar Jakbar Siagakan 3 Truk Pemadam Di Tamansari

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Senin, 29 September 2025 19:46 WIB
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syarifudin di lokasi kebakaran Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menyiagakan tiga mobil pemadam di lokasi kebakaran kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Meskipun pada Senin (29/9/2025), api sudah padam namun masih terlihat kepulan asap yang berasal dari bara api yang kembali menyala akibat tertiup angin.

"Sekarang 3 unit saja (mobil pemadam disiagakan) karena pos juga dekat," ujar Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syarifudin di lokasi kebakaran Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (29/9/2025).

"Sekarang ini karena banyak tumpukan-tumpukan yang semalam tidak terlihat. Jadi bara itu kena angin, tertiup lagi akhirnya menyala lagi," jelasnya.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Senin 29 September, Hadir Di 5 Lokasi

Bukan hanya bara yang menyala, namun asap juga muncul dari reruntuhan yang sulit dijangkau petugas pada saat proses pemadaman berlangsung.

"Jadi apinya itu bukan api, asap yang tersembunyi dari reruntuhan, genteng, tembok, semua yang di bawah itu kena angin, sepertinya nyala lagi," lanjut Syarifudin.

Adsense

Kendati demikian, Syarifudin memastikan bahwa kondisi tersebut tidak membahayakan. Namun, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif agar tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Baca juga : Pasar Jaya Akan Bangun Rusun Di Atas Lima Pasar

"Sebenarnya tidak membahayakan, tapi namanya warga melihat asap takut. Perintah dari Pak Kadis dituntaskan, kita kerahkan tiga unit lagi untuk tuntas semua," ucapnya.

Berdasarkan data dari Command Center Disgulkarmat P2B BPBD Jakarta, tercatat sebanyak 400 rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Kebakaran terjadi di dua RW, yakni RW 003 dan RW 006, yang merupakan kawasan padat penduduk.

"Objek terdampak RW 003 sebanyak 55 KK (12 jiwa) dan RW 006 sebanyak 316 KK (1.256 jiwa)," demikian tertulis dalam laporan resmi tersebut.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Sabtu 27 September, Hadir Di 5 Lokasi

Secara keseluruhan, tercatat 321 kepala keluarga (KK) dengan total 1.268 jiwa terdampak langsung akibat kebakaran ini. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Akibat kebakaran ini, estimasi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 28,3 miliar.

"Estimasi kerugian Rp 28.311.408.000. Dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik," jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense