BREAKING NEWS
 

Reuni SMPN 123 Jakarta, Kak Seto Ajak Guru dan Alumni Lawan Bullying

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Minggu, 19 Oktober 2025 18:58 WIB
Reuni Akbar SMP Negeri 123, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: Dok. Panitia Reuni)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerhati anak nasional, Kak Seto Mulyadi, mengapresiasi pelaksanaan Reuni Akbar SMP Negeri 123, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang digelar oleh Angkatan 1997.

Ia menilai, reuni dengan tema “Kembali Bertemu, Merajut Silaturahmi” tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sekolah yang ramah anak dan bebas dari kekerasan.

Dalam sambutannya, Kak Seto memuji semangat para alumni yang tetap menjaga ikatan persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. 

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, bukan sekadar mengejar nilai akademik.

“Reuni seperti ini menunjukkan hasil dari pendidikan 28 tahun lalu. Para siswanya tumbuh menjadi orang-orang hebat dengan potensi unik masing-masing. Ini yang perlu terus dilanjutkan, pendidikan yang ramah anak,” ujar Kak Seto di Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Menurutnya, pendidikan seharusnya mencakup etika, estetika, rasionalitas, dan kesehatan, yang membentuk karakter pelajar berprofil Pancasila. Ia juga menegaskan bahwa ketegasan dalam mendidik tidak boleh disamakan dengan kekerasan.

Baca juga : Pertamina SMEXPO 2025 Yogyakarta Bukukan Rp 2 Miliar, Tarik Buyer Global

“Tegas perlu, tapi tegas berbeda dengan kekerasan. Kalau anak melakukan kesalahan, sanksinya adalah pembinaan, bukan hukuman fisik,” tegas Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut.

Kak Seto juga menyoroti maraknya kasus bullying di sekolah. Menurutnya, perundungan sering terjadi karena adanya pembiaran dan kurangnya kepedulian lingkungan sekolah. 

Ia mengingatkan, Undang-Undang Perlindungan Anak melarang segala bentuk kekerasan, baik fisik, mental, maupun seksual, terhadap anak di lingkungan pendidikan.

“Bullying itu bisa fisik, bisa mental, bahkan bisa seksual. Semua itu dilarang. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan bahagia bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia mengajak guru dan alumni untuk bersama-sama mengampanyekan “Sekolah Ramah Anak dan Anti-Bullying”, serta menghargai semua bentuk prestasi siswa, baik akademik maupun non-akademik.

Adsense

“Anak yang pintar menari, menggambar, atau berakting juga harus diapresiasi. Semua anak harus dimanusiakan dan dihargai,” tutur Kak Seto.

Baca juga : CFD Jakarta Tetap Jalan, Gubernur Pramono Cek Langsung Kondisinya

Wakil Kepala Sekolah SMPN 123 Jakarta Utara Tri Hartini G Rahayu turut menyampaikan rasa harunya atas pelaksanaan reuni yang berlangsung hangat dan penuh makna.

“Saya senang sekali hari ini. Para alumni luar biasa, mereka tidak hanya bernostalgia tapi juga berbagi kebahagiaan dengan kegiatan sosial,” ungkap Tri.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan di SMPN 123.

Perwakilan alumni, Rouli Rajagukguk, menegaskan, reuni Angkatan 1997 bukan hanya ajang temu kangen, melainkan juga wadah untuk memberikan kontribusi nyata kepada sekolah dan siswa.

“Kami berharap dari SMPN 123 akan terus lahir generasi-generasi bangsa yang hebat dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rouli.

Dalam kegiatan ini, alumni juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah dan dana santunan sebesar Rp500 ribu per siswa bagi peserta didik yang membutuhkan. 

Baca juga : Kurangi Macet Jakarta, Wagub Rano Ajak Warga Optimal Gunakan Transportasi Umum

Program sosial tersebut, kata Rouli, akan menjadi kegiatan berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan program santunan ini sebagai agenda tetap Angkatan 1997, agar adik-adik kami bisa terus semangat belajar,” ujarnya.

Acara reuni ini menjadi bukti bahwa hubungan antara guru, alumni, dan siswa SMPN 123 Jakarta Utara tetap erat dan produktif.

Selain memperkuat solidaritas antaralumni, kegiatan ini juga meneguhkan komitmen bersama untuk menjadikan sekolah sebagai ruang aman, bahagia, dan mendidik tanpa kekerasan.

“SMP Negeri 123 Jakarta Utara. Teruslah menjadi sekolah yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan berperikemanusiaan,” tutup Kak Seto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense